Mendikbud: Lulusan SMK Bisa Dapat Sertifikasi Internasional

Yohana Artha Uly, Okezone · Senin 07 Oktober 2019 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 07 65 2113910 mendikbud-lulusan-smk-bisa-dapat-sertifikasi-internasional-K2R7XP4UWo.jpg Mendikbud (foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tengah mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja yang berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Revitalisasi ribuan SMK pun menjadi salah satu fokus pemerintah, di antaranya soal sertifikasi lulusan SMK.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan pengusaha, dalam hal ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, untuk menyusun standar kompetensi dan sertifikasi lulusan SMK. Hal ini untuk memastikan sinkronisasi antara kualitas lulusan dengan kebutuhan industri.

 Baca Juga: Tingkat Pengangguran Tinggi, Metode Pendidikan Vokasi SMK Dipertanyakan

"Jadi anak-anak SMK sekarang di samping nanti mendapat ijazah, yang terpenting juga mereka mendapat sertifikat kemahiran," ujarnya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Dia menjelaskan, sertifikasi yang bisa didapatkan siswa SMK tak hanya yang berstandar nasional, namun juga internasional. Untuk sertifikasi tingkat nasional, pemerintah menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi, sedangkan untuk tingkat internasional bergantung pada standar asosiasi bidang tersebut di tingkat dunia.

 muhadjir

Melalui sertifikasi tingkat internasional ini, maka lulusan SMK bisa bersaing dengan tenaga kerja asing lainnya. Sehingga diharapkan adanya kesetaraan dalam posisi jabatan hingga pengupahan dengan tenaga kerja asing.

"Seperti, dalam lulusan SMK jurusan kelautan, dulu kan belum ada sertifikasi tingkat internasional. Jadi dulu, kalau bekerja di kapal asing (lulusan SMK Indonesia) jadi anak buah kapal terus, karena dianggap tidak mempunyai keahlian. Sekarang sudah ada sertifikasi internasional, lulusan SMK bisa bekerja mendapat pengakuan layaknya pelaut-pelaut dari luar negeri," jelas dia.

Menurutnya sertifikasi keahlian baik nasional maupun internasional bisa didapatkan usai dilakukan uji kompetensi. Sehingga, meski belum lulus sekolah, siswa bisa memiliki sertifikasi jika lolos dalam uji kompetensi.

Mendikbud Muhadjir Effendy Datangi KPK

"Jadi bisa dapat sertifikat walaupun dia belum lulus. Nah, untuk guru yang mengajar juga demikian, harus bersertifikat bahwa dia berhak mengajar untuk keahlian itu. Pengujinya juga akan diuji. Jadi sudah diawasi dan disaring secara 3 tahap," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini