nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Truk yang Dibajak Tabrak Kumpulan Mobil di Lampu Merah, Lukai 8 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 18:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 18 2114409 truk-yang-dibajak-tabrak-kumpulan-mobil-di-lampu-merah-lukai-8-orang-yXOBaM9vts.jpg Foto: Getty Images.

LIMBURG - Seorang pria membajak sebuah truk dan menabrakkannya ke delapan kendaraan yang sedang menunggu lampu merah di Kota Limburg, Jerman pada Senin. Insiden itu menyebabkan delapan orang luka-luka, tujuh di antaranya dirawat di rumah sakit.

Seorang pria berusia 32 tahun asal Suriah yang telah tinggal di Jerman sejak 2015 telah ditangkap terkait insiden itu.

BACA JUGA: Truk Tabrak Bazaar Natal di Jerman, 9 Orang Tewas

Media Jerman ZDF mengutip sumber-sumber pihak keamanan melaporkan bahwa insiden itu diperlakukan oleh penyidik sebagai kejadian yang memiliki "latar belakang terorismeā€, meskipun pada Selasa, Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer mengatakan bahwa ia belum dapat mengatakan bagaimana insiden itu diklasifikasikan.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa polisi menggeledah sebuah flat di Langen selatan Frankfurt pada Selasa pagi dan mengatakan penggeledahan itu terkait dengan apa yang terjadi di Limburg.

Pemilik truk yang dicuri mengatakan bahwa ia telah diseret dari kendaraannya oleh pelaku yang membuka paksa pintu truk.

Saksi lain, Bettina Yeisley, menggambarkan berbicara dengan pembajak sesudahnya tanpa menyadari bahwa ia telah mengemudikan truk.

BACA JUGA: Kanselir Jerman Pastikan Serangan Truk Berlin adalah Tindak Terorisme

"Saya berbicara dengannya. Dia berdarah dari hidungnya, tangannya berdarah dan celananya sobek. Dia berkata 'seluruh tubuhku sakit.' Saya menanyakan namanya dan dia memberi tahu saya bahwa namanya adalah Mohammed," kata Bettina kepada surat kabar Jerman. Laporan media lainnya lainnya menyebutkan nama pelaku sebagai Omar.

Marius Hahn, Wali Kota Limburg di barat laut Frankfurt, mengatakan bahwa dia berbelasungkawa pada korban yang terluka dan keluarga mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini