nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Diajak Cari Keabsahan Informasi di Media Mainstream

Selasa 08 Oktober 2019 14:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 08 65 2114289 mahasiswa-diajak-cari-keabsahan-informasi-di-media-mainstream-W5164ePRZB.jpg Media Literasi MNC Group. (Foto: Okezone.com/Dok. MNC)

JAKARTA - MNC Group menggelar media literasi bertajuk “Talkshow Televisi” di Universitas Bina Nusantara (Binus), Kampus Anggrek, Jakarta Barat.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Wakil Pemimpin Redaksi MNC News Latief Siregar menuturkan media literasi penting di tengah era banjir informasi. Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk kembali “berkiblat” pada media-media mainstream.

Baca Juga: MNC Sekuritas Terima Penghargaan BINUS Alumni Award

"Untuk mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya hanya di media mainstream. Kalau di tempat-tempat lain itu urusan lain, tapi soal keabsahan harus kembali ke media mainstream,” tutur Latief, dalam keterangannya, Selasa (8/10/2019).

MNC Group

Dia menerangkan, media mainstream tidak sembarangan dalam menyajikan informasi. Setiap informasi akan dicek kebenarannya atau diverifikasi terlebih dahulu sehingga yang muncul adalah berita terkonfirmasi dan akurat.

Baca Juga: Mahasiswa Binus Gagas Gerakan "Mari Adopsi Jangan Membeli Binatang"

Latief menyadari bahwa di era digital, jumlah penonton televisi cenderung susut. Sebagi bukti, mahasiswa yang ditanya dari mana mereka mendapatkan informasi, sebagian besar mengaku dari media sosial.

Menurut Latief, menikmati televisi kini tak melulu dengan cara konvensional alias berada di depan televisi. Pemirsa dapat menikmati siaran televisi mainstream dari platform lain, misalnya streaming di Youtube atau aplikasi.

”Tidak mesti seperti dulu yang menonton di depan televisi, namun dengan melihat di streaming pun bisa. Tapi, itu tetap media mainstream yang menjadi sumber informasi terpercaya,” katanya.

Latief sekaligus mengingatkan, literasi merupakan pemberdayaan cara membaca media. Masyarakat tidak cukup hanya dengan mendapatkan berita sehingga seolah-olah sudah tahu, tapi sumbernya juga harus diperhatikan.

"Hoaks itu kenapa begitu mudah menyebar? Karena itu, mereka tidak memikirkan lagi siapa yang bicara, media mana yang mengeluarkan. Karena itu, penting untuk kembali ke media mainstream," tutur jurnalis yang hobi berlari itu.

Media Literasi

Latief berharap agenda literasi seperti ini lebih banyak lagi digelar untuk memastikan pemahaman yang baik kepada masyarakat terhadap pemberitaan di media-media mainstream.

SCC Broadcasting Binus University Indra Prawira mengapreasiasi kegiatan media literasi ini. Terlebih mahasiswa sangat antuasias mengikuti. Menurut Indra, media literasi juga memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk mengenali dan menggali informasi dunia kerja.

“Karena kita ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman sehingga bisa langsung terjun ke dunia kerja nantinya. Jadi media literasi ini memberikan insight bagaimana dunia kerja itu sendiri," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini