nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penghuni Asrama Brimob yang Terbakar Diungsikan Sementara

Kamis 10 Oktober 2019 01:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 09 340 2114977 asrama-brimob-di-sumbar-terbakar-penghuni-terpaksa-mengungsi-xYVJEvPswu.JPG Asrama Brimob di Padang Panjang, Sumatera Barat terbakar (Foto: iNews.id/Wahyu Sikumbang)

PADANG PANJANG – Kebakaran hebat terjadi di Asrama Korps Brimob Batalyon Pelopor Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (9/10/2019). Sebanyak 12 unit rumah dinas yang berada dalam satu bangunan memanjang di asrama itu, hangus terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran asrama yang berlokasi di kawasan Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang itu. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu turut menghanguskan sebuah mobil.

Mengutip dari laman iNews.id, kebakaran di kompleks Asrama Brimob Batalyon Pelopor Padang Panjang terjadi Rabu sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran terjadi saat sebagian besar personel Brimob penghuni asrama sedang menjalankan tugas di Provinsi Papua.

Salah seorang penghuni asrama menyebutkan, kebakaran diketahui pertama kali saat kepulan asap terlihat di atap asrama sebelah kiri. Saat itu, dari dalam kepulan asap terlihat api sudah berkobar. Hanya dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan asrama.

Api dengan mudah meludeskan bangunan karena cuaca yang panas terik. Selain itu, api dengan cepat membesar dan merambat karena bangunan asrama lama sebagian besar terbuat dari kayu.

Kebakaran membuat para penghuni asrama panik. Para penguni dibantu warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, dan Kabupaten Tanah Datar, juga diturunkan ke lokasi kejadian.

Lakhar Pasimin Batalyon-B Pelopor Padang Panjang, Iptu Katijan mengatakan, dari hasil pendataan, ada 12 unit rumah yang terbakar dalam musibah itu. Rumah tersebut dihuni para personel Brimob bersama keluarganya.

“Dari 12 orang personel tersebut, sembilan orang personel di antaranya sedang bertugas di Papua dan Jakarta,” ungkap Katijan.

Hingga Rabu malam, semua istri dan keluarga personel Brimob yang kehilangan rumah telah dievakuasi ke Aula Mako Batalyon B Pelopor Padang Panjang. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan sedang dalam penyelidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini