nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tepis Wacana Pembentukan Provinsi Soloraya, Ganjar: Urgensinya Apa?

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 12:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 09 512 2114691 tepis-wacana-pembentukan-provinsi-soloraya-ganjar-urgensinya-apa-Dx6OvL6bz3.jpg Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Dok Okezone.com)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mementahkan wacana pembentukan Provinsi Soloraya seperti yang diusulkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Usulan itu dinilai tidak relevan dan belum ada kebutuhan mendesak bagi Soloraya untuk memisahkan diri dari Jateng.

"Isu pemekaran wilayah urgensinya apa? Kemudian targetnya apa?" kata Ganjar Pranowo kepada awak media di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (9/10/2019).

Politikus PDIP itu menyebut pemekaran wilayah perlu melalui rangkaian kajian terdapat permasalahan yang dihadapi kabupaten/kota. Tentunya, pemekaran wilayah juga harus mengedepankan pelayanan masyarakat di antaranya kependudukan, kesehatan, hingga pendidikan.

"Apakah kalau dilakukan pemekaran bisa mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi lebih baik bagi masyarakat sekitar atau tidak. Jadi semua harus diperhitungkan dulu," ucapnya.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Ganjar menerangkan, wacana pemekaran wilayah mesti didasari argumen yang kuat. Semua permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini bila tak bisa diselesaikan pemerintah dari tingkat bawah hingga provinsi maka akan ditempuh dengan membuat inovasi-inovasi baru.

"Jangan sampai memberikan rekomendasi namun ternyata kurang objektif, harus ada argumen yang kuat. Kemudian inovasi dilakukan pemerintah yang sekarang bikin sulit itu apa? Sehingga semua harus dipikirkan bareng-bareng," tuturnya.


Baca Juga : Bupati Karanganyar Usulkan Pembentukan Provinsi Soloraya

Sekadar diketahui Bupati Karanganyar, Juliyatmono melempar wacana kabupaten/kota yang berada di wilayah eks-Keresidenan Surakarta, seperti Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Boyolali, Klaten, dan Kota Solo, untuk menjadi provinsi baru. Selain itu, dia juga mengusulkan agar tiga kabupaten di Jawa Timur (Jatim) yang berada di pinggiran, yakni Ngawi, Magetan, dan Madiun, masuk dalam provinsi baru itu.


Baca Juga : Pembentukan Provinsi Soloraya Sudah Muncul Sejak 2002, Namun Selalu Gagal Terwujud

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini