nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuliah Sambil Bisnis Travel, Alvan Raih Omzet Ratusan Juta

Delia Citra, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 11:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 09 65 2114656 kuliah-sambil-bisnis-travel-alvan-raih-omzet-ratusan-juta-ro6MHcn1jS.jpg Mahasiswa ITS Bisnis Travel (Foto: Ist)

JAKARTA- Mahasiswa Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Muhammad Alvan Al Huda, telah berhasil mengembangkan bisnisnya. Dia bersama dengan saudara kembarnya, telah mampu mengembangkan bisnis travel hingga menghasilkan omzet ratusan juta rupiah.

 Baca Juga: Dear Mahasiswa, Sudah Tahu soal Disrupsi?

Alvan menjelaskan, tekanan ekonomilah yang membawanya sampai pada fase ini. Bisnis tersebut berawal ketika sang ayah pada saat itu jatuh sakit dan kondisinya semakin menurun. Belum selesai dengan urusan tersebut, keluarganya pun terkena tipu hingga harus melunasi utang dalam jumlah besar.

“Saat itu saya kelas dua SMA, hanya membawa niat untuk terjun ke dunia bisnis yang awalnya tidak pernah saya minati,” katanya dikutip dari laman resmi ITS, Rabu (9/10/2019).

 Baca Juga: Minat Baca Rendah, Fungsi Perpustakaan Harus Ditambah

Sebelum berada di posisi seperti yang sekarang ini, berbagai pengalaman usaha telah di jalani. Hingga akhirnya, dia menjadi seorang sopir perusahaan travel. Berawal dari sinilah, wawasan dan pengalamannya seputar dunia travel mulai terbuka.

Memasuki tahun pertama kuliah, ia bersama saudara kembarnya, Muhammad Alvin Al Huda, berniat mendirikan layanan jasa travel berbasis website yang dinamai dengan Huni Raya Group. Agar bisnisnya berjalan, keduanya pun sepakat membagi peran.

Alvan berperan sebagai Chief Executive Officer (CEO), sedangkan Alvin mengurus bagian operasional dan marketing. “Selama setahun awal, bisnis kami sudah memiliki empat belas paket utama yang hingga saat ini berkembang menjadi empat puluh paket untuk wisata Bromo, Batu, Malang, dan Ijen,” tuturnya.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

Paket yang ditawarkan pun terdiri dari paket wisata, adventure, sewa mobil Jeep dan sewa hotel. Mobil Jeep yang telah terdaftar hingga saat ini berkisar sebanyak 140 unit dari empat jalur wisata berbeda. Dan dalam satu tahun terakhir, travel tersebut sudah melayani sekitar 400 pelanggan dan menghasilkan omzet juta.

Dalam menjalankan bisnisnya, hal yang paling diutamakan adalah kualitas pelayanan. Bahkan demi pelayanan, dia tidak segan memberi kompensasi liburan gratis bagi pelanggan yang mengalami kendala Jeep mogok. “Pernah kami rugi hingga Rp2 juta untuk kompensasi, tapi orientasi kami bukan uang, namun kepercayaan pelanggan,” jelasnya.

Guna menyeimbangkan bisnis dan akademik, Alvan selalu menarget batas minimum yang harus dicapai. Misal dalam kuliah, ia menarget Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3.0. Sedangkan untuk bisnis, harus membuat artikel dan poster promosi minimal dua konten dalam sehari.

Ke depannya, Alvan berharap bisnisnya akan semakin berkembang dan bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain. Alvan juga percaya, hasil tidak pernah menghianati usaha. Siapapun yang berusaha akan menuai apa yang dia tanam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini