nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Rentan Depresi, Kampus Diminta Miliki Badan Konseling

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 23:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 09 65 2114973 mahasiswa-rentan-depresi-kampus-diminta-miliki-badan-konseling-C70ko5rpVl.jpg Ilustrasi Depresi (ist)

JAKARTA – Keputusasaan hingga menjadi depresi membuat masyarakat mempunyai dorongan untuk melukai dirinya bahkan hingga melakukan hal-hal buruk. Nyatanya, depresi sendiri merupakan sinyal tersendiri bagaimana sulitnya kehidupan yang dijalani manusia dengan berbagai penderitaan yang dialami.

Sayangnya, tak semua orang memiliki keterampilan untuk mengatasi berbagai kesulitan dalam hidupnya. Begitu pula dengan lingkungan kampus yang biasanya memiliki banyak mahasiswa yang sedang merantau, sehingga ia harus beradaptasi dengan lingkungan, teman, dan sebagian besar aspek kehidupan yang baru.

 Baca juga: Jangan Remehkan Penampilan Saat Bekerja, Ternyata Punya 5 Kelebihan

Maka dari itu, perlu penggalakan bahwa gangguan jiwa tak perlu menunggu sampai keadaan individu menjadi parah. Lingkungan kampus sebaiknya memiliki lembaga yang menangani masalah konseling mahasiswa. Ataupun dimulai dari unit terkecil yang bisa dilakukan, seperti adanya konsultasi dengan dosen pembimbing akademik.

 Ilustrasi Depresi

Hal itu dibenarkan oleh pakar kesehatan jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dr. Heriani, SpKJ(K). Di mana dalam menghadapi lingkungan yang baru, seseorang pasti harus mengalami penyesuaian.

 Baca juga: Youtuber Punya Peran Besar di Kala Milenial Enggan Dengarkan Orangtua

"Ada orang yang bisa menyesuaikan diri dengan baik dan cepat, namun ada juga yang sulit. Sehingga hal tersebut dapat menjadi masalah jika tak cepat ditangani," jelasnya. Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, hal-hal kecil yang sering kali dianggap remeh oleh kebanyakan orang, justru secara tidak sadar dapat menimbulkan gangguan jiwa. Berada jauh dari keluarga, belum memiliki teman yang banyak membuat mahasiswa kadang kebingungan mencari tempat berkeluh kesah.

Tak hanya itu, masalah yang dihadapi mahasiswa dalam kehidupan perkuliahannya bisa juga datang dari akademiknya, teman-temannya, dosennya, dan masih banyak lagi. Hal tersebut sering kali dianggap kebanyakan orang sebagai hal biasa, padahal bagi penderita masalah itu sangat mengganggu pikirannya.

Ciptakan situasi yang membuat mahasiswa bisa mengungkapkan masalahnya agar tak hanya dipendam. Sebab hal itu nantinya bisa menjadi bumerang bagi dirinya sendiri dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

"Pada intinya, pergilah ke (pihak) profesional. Jangan dipendam sendiri," ujar dr. Heriani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini