nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pamit ke Rumah Nenek, 2 Remaja Malah Dipergoki Layani Pria Hidung Belang

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 03:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 10 609 2115005 pamit-ke-rumah-nenek-2-remaja-malah-dipergoki-layani-pria-hidung-belang-kwn20teZK4.JPG Pelaku perdagangan manusia sedang diinterogasi polisi (Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Hasma, seorang wanita yang terlibat kasus tindak pidana perdagangan manusia berhasil diamankan oleh anggota unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Makassar.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Inratmoko mengatakan, Hasma diduga memperdagangkan dua gadis di bawah umur masing-masing berinisial WU (17) dan NA (16).

"Kedua korban masih hubungan keluarga dekat (sepupu dua kali-red). Korban keduanya diiming-imingi uang sejumlah Rp300 ribu oleh pelaku. Korban pun terperdayai hingga dijual ke pria hidung belang di sebuah kafe remang-remang di Parepare," ujar AKBP Indratmoko.

Dia menjelaskan terungkapnya aksi Hasma bermula saat kedua korban pamit ke ibunya dengan maksud hendak ke rumah nenek di Kabupaten Sinjai. Sang ibu kaget saat melihat postingan anaknya di media sosial (NA) yang tengah berada di kota Parepare. Sang ibu kemudian mencari tahu keberadaan anaknya itu. Apalagi ibunya ke Sinjai dan tidak mendapati NA.

"Ibu korban curiga dan melapor ke Polrestabes Makassar. Selanjutnya kami berkoordinasi ke Polres Parepare, selanjutnya Polres Parepare menindaklanjutinya. Hasilnya mendapati kedua korban di salah satu kafe remang-remang di perbatasan Parepare dengan Kabupaten Sidrap," ungkap Indratmoko.

Menurut pengakuan korban, keduanya mengaku sudah satu bulan dipekerjakan di kafe tersebut untuk melayani pria hidung belang.

Kedua korban ditemukan oleh aparat Polres Parepare saat kedua korban melayani pengunjung yang memesan minuman keras (miras), jenis bir seharga Rp10 ribu dan tuak (ballo) senilai Rp5.000.

Selain mengamankan kedua korban, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp300 ribu dan kunci kamar kos yang digunakan korban untuk tinggal selama dipekerjakan di kafe.

Menurut penuturan pelaku, Hasma juga membantu kedua korban sejak meninggalkan rumah hingga mencarikan korban tempat tinggal berupa kos-kosan.

"Tidak hanya itu, pelaku memang bertugas mencari anak perempuan untuk dipekerjakan di kafe remang-remang," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini