nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengeluh Sakit Perut, Pria di India Malah Disuruh Dokter Jalani Tes Kehamilan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 08:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 18 2117787 mengeluh-sakit-perut-pria-di-india-malah-disuruh-dokter-jalani-tes-kehamilan-ZaLanSnkxq.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NEW DELHI – Banyak pengguna Twitter di India merasa geli setelah mengetahui insiden di sebuah rumah sakit di Negara Bagian Jharkhand saat dua pria yang mengalami sakit perut justru disuruh menjalani tes kehamilan.

Insiden aneh terungkap setelah dua pria, Gopal Ganjhu, 22 tahun, dan Kameshwar Ganjhu, 26 tahun, mengeluh tentang dokter yang merawat mereka ke ahli bedah sipil di Rumah Sakit Distrik Chatra, Jharkhand.

Keduanya mengunjungi rumah sakit karena sakit perut, setelah itu dokter yang memeriksa mereka meresepkan melakukan tes medis untuk rasa sakit mereka.

Barulah ketika keduanya mengunjungi laboratorium patologis rumah sakit mereka mengetahui dari asisten bahwa mereka telah diresepkan untuk menjalani tes kehamilan, bersama dengan tes lain seperti HIV, dan hemoglobin.

Namun, si dokter telah menepis tuduhan dia meresepkan tes kehamilan untuk kedua pria, mengatakan bahwa itu adalah konspirasi untuk mencemarkan nama baiknya.

"Ini tidak benar. Ini adalah upaya untuk mencemarkan nama baik saya. Tes-tes itu dapat ditambahkan dengan menimpa tulisannya," demikian kata dokter yang tidak disebutkan namanya itu sebagaimana dikutip India Today.

Meskipun pihak rumah sakit telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut, berita mengenai insiden itu menyebar dengan cepat di media sosial, memunculkan respons dari orang-orang yang merasa geli.

Insiden itu juga menimbulkan reaksi yang beraneka ragam di media sosial, dengan beberapa mengolok-olok ketidaktahuan dan yang lain menyebutnya ketidakpedulian dari sistem medis India.

Sebelumnya, dalam insiden serupa, seorang dokter di Distrik Singhbhum, Jharkhand meresepkan kondom untuk seorang wanita setelah dia mengeluh sakit perut. Baru ketika dia mengunjungi apotek, dia menyadari bahwa obat yang diresepkan pada resep itu adalah untuk memakai kondom.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini