nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Rachmat Fazhry, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 02:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 18 18 2118426 indonesia-terpilih-jadi-anggota-dewan-ham-pbb-Nnl4t5MYm0.jpg Menlu Retno Marsudi sedang menyaksikan pengumuman sidang majelis PBB soal Dewan HAM (Foto: Rachmat Fazhry)

JAKARTA - Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) untuk periode 2020-2022 setelah memperoleh suara tertinggi untuk kawasan Asia Pasifik, Kamis (17/10/2019).

Terpilihnya Indonesia menjadi anggota Dewan HAM diumumkan Presiden Sidang Umum ke-74 PBB, Tijjani Muhammad-Bande dari Nigeria di markas PBB di New York, AS pada Rabu 16 Oktober waktu setempat.

"Dengan kemenangan ini kita sangat gembira," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat konferensi pers usai Indonesia ditetapkan menjadi anggota Dewan HAM PBB.

Ia menambahkan, "Ini adalah amanah dan bukti kepercayaan, masyarakat internasional kepada Indonesia. Amanah ini akan kita laksanakan dengan sebaik baiknya."

Baca Juga: PBB Tegaskan Pengungsi yang Lari dari Konflik Harus Dilindungi

Menlu sedang menghubungi perwakilan RI di sidang PBB Foto: Rachmat Fazhry

Pada saat pencalonan, Indonesia bersaing dengan Irak, Jepang, Korea Selatan dan Kepulauan Marshall. Indonesia mendapat suara tertinggi dengan 174 suara disusul Jepang dan Korsel yang sama-sama meraih 165 suara dan Kepulauan Marshall Islands mendapat 123 suara. Sedangkan Irak meraih dukungan terendah dengan 121 suara.

Hasil ini membuat Indonesia untuk kelima kalinya menjadi anggota Dewan HAM PBB. Indonesia pernah mewakili Asia Pasifik sebagai anggita Dewan HAM PBB pada periode 2015-2017, 2012-2014, 2008-2010, 2006-2007.

True patner

Pada saat pencalonan, Indonesia mengusung tema "A True Partner For Democracy Development and Social Justice".

Menlu Retno memaparkan, terpilihnya Indonesia menjadi Dewan HAM PBB, akan melanjutkan pelibatan aktif dan konstruktifnya dalam pemajuan penghormatan umum terhadap HAM di global dan kawasan.

"Meningkatkan kinerja dan mekanisme institusi nasional untuk membagi pengalaman mengenai aktor HAM terkait di tingkat regional dan global," tuturnya.

Baca Juga: Menlu Palestina: Keanggotaan Indonesia di DK PBB Juga Wakili Kami

Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB juga berpartisipasi secara aktif dan menentukan arah pembahasan suatu isu. Selain itu, lanjut Retno, Indonesia sebagai anggota juga secara langsung memperjuangkan kepentingkan nasional.

Menlu menjelaskan Indonesia memiliki kesempatan lebih besar untuk mendorong Dewan HAM PBB agar lebih efektif dan efisien, objektif, transparan, adil dan non politis, "Membuka dialog pada semua pihak dan berorientasi pada hasil."

Dewan HAM PBB terdiri dari 47 anggota. Sebanyak 13 kursi dewan diisi oleh perwakilan negara Afrika, 13 kursi dari perwakilan Asia Pasifik, 8 kursi bagi perwakilan negara Amerika Latin dan Karibia. Kemudian, 7 kursi bagi perwakilan negara Eropa Barat dan negara lainnya, dan 6 kursi bagi kawasan Eropa Timur.

Anggota Dewan HAM PBB akan menjabat selama tiga tahun dan tidak dapat dipilih kembali setelah dua kali masa jabatan secara berturut-turut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini