nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Australia Selidiki Dugaan Pembantaian Massal Kuda Balap

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 14:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 18 2118608 australia-selidiki-dugaan-pembantaian-massal-kuda-balap-BXIdRH6c7Y.jpg Salah satu kuda balap yang disiksa. (Foto: ABC Australia/BBC)

QUEENSLAND - Pihak berwenang Australia meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan kekejaman terhadap hewan setelah sebuah laporan TV mengungkap dugaan pembantaian massal kuda Balap.

Rekaman kuda yang diduga dianiaya di sebuah rumah pemotongan hewan di Queensland menyebabkan kemarahan dari masyarakat usai ditayangkan di stasiun televisi ABC Australia dengan program “7.30”.

Pembantaian kuda pacu adalah legal di Australia, tetapi aturan industri di beberapa negara bagian mewajibkan kuda untuk "dirancang ulang".

Balapan kuda adalah industri yang populer dan menguntungkan di Australia.

Pejabat pemerintah Australia menyebut pembantaian massal itu sebagai hal yang menjijikkan.

Baca juga: Kanguru Makan Tisu Toilet Dampak Kekeringan Parah

Baca juga: Nenek Tewas Dipatuk Ayam Terjadi di Australia

Pihak berwenang Queensland melansir BBC, Jumat (18/10/2019) mengirim penyidiknya ke salah satu tempat penjagalan. Laporan itu menuduh 300 kuda pacuan tewas di sana selama 22 hari.

Laporan ABC juga menyiarkan rekaman yang diambil secara sembunyi yang memperlihatkan kuda dipukuli dan diperlakukan dengan tidak baik.

Beberapa daging dari hewan yang disembelih diekspor untuk konsumsi di negara-negara di Asia dan Eropa.

Menteri Balap New South Wales Kevin Anderson mengatakan rekaman itu membuat mereka yang terlibat dalam olahraga "sakit perut".

Racing Australia, badan industri nasional, menambahkan pengungkapan itu bisa menjadi pada penuntutan.

Tetapi badan nasional itu mengatakan tidak memiliki kemampuan untuk melacak kuda pacu setelah mereka pensiun dari kompetisi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini