nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Mafia Membantu AS dan Inggris Taklukan Pulau Sisilia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 08:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 18 18 2118919 kisah-mafia-membantu-as-dan-inggris-taklukan-pulau-sisilia-sHfePmOrZQ.jpg Lucky Luciano. (Foto/Wikipedia Commons)

SELAMA Perang Dunia II, pasukan Sekutu berperang melawan Jerman dan Italia di Mediterania dan Afrika Utara, dan mereka mulai menang.

Kemudian Perdana Menteri Inggris saat itu, Winston Churchill mengusulkan agar pasukan Sekutu menyerang Italia demi menggulingkan diktator Benito Mussolini.

Pada awalnya, Presiden AS Franklin D. Roosevelt enggan, tetapi Churchill secara persuasif berhasil meyakinkan Roosevelt untuk bergabung dengan invasi. Operasi diberi sandi "Operation Husky."

Foto/Wikipedia Commons

Sebenarnya Churchill membutuhkan orang Amerika agar membuat operasi ini sukses.

Sementara itu, Lucky Luciano, bapak kejahatan terorganisir (Mafia), sedang duduk di sel penjara membaca soal perang dan merencanakan cara untuk keluar dari penjara.

Foto/Wikipedia Commons

Sedangkan pasukan Sekutu dengan cepat menetap di pulau Sisilia sebagai titik serangan mereka ke Italia.

Meskipun ada kehadiran militer yang kuat di pulau itu, namun pulau itu adalah target yang mudah dibanding daratan Italia. Ditambah lagi, banyak penduduk Sisilia adalah anggota Mafia.

Beberapa tahun sebelumnya, pada 1920-an, Mussolini mengirim pasukan untuk membunuh, menyiksa, dan memenjarakan anggota Mafia dan keluarga mereka, banyak dari mereka melarikan diri ke Amerika Serikat. Yang kemudian dendam.

AS berharap untuk mengeksploitasi balas dendam itu untuk keuntungan mereka sendiri.

Lucky Luciano menyadari bahwa dia dapat memanfaatkan koneksinya di Sisilia untuk mengamankan dirinya sedikit tindakan pengampunan.

Dia menawarkan bantuan kepada pemerintah AS dengan menghubungkan mereka dengan beberapa anak buahnya, yang sangat mengenal pelabuhan, pelabuhan, dan sudut Sisilia.

Dia juga menawarkan untuk membujuk orang-orangnya di Sisilia untuk memfasilitasi invasi Sekutu ke pulau itu,dan berhasil.

Berkat Luciano, para komandan Sekutu memiliki pengetahuan mendalam tentang geografi pulau itu, dan orang dalam di Sisilia bersiap untuk invasi Sekutu dengan menanam bahan peledak di pangkalan militer Italia.

Operasi Husky diberlakukan pada 9 Juli 1943, dan pasukan Sekutu berhasil mengamankan pulau itu dan merebut kota Palermo. Untuk bantuannya dengan Operasi Husky, Lucky Luciano diberikan grasi dan dideportasi ke Sisilia.

Sebelum Operasi Husky, pemerintah AS menerima bantuan dari Mafia. Bahkan, hanya setahun sebelum invasi Sisilia, mereka tidak hanya menerima bantuan Mafia Kota New York untuk membantu menjaga pelabuhan Amerika aman.

Itu berawal hancurnya kapal Normandie SS, sebuah kapal laut Prancis yang telah diperlengkapi oleh militer AS.

Ketika merapat di New York City, SS Normandie secara misterius terbakar.

Amerika Serikat khawatir musuh telah menyusup ke pelabuhan dan semakin banyak sabotase dalam perjalanannya. Tidak ada yang memiliki kontrol yang lebih ketat di tepi pantai New York selain Mafia.

Mereka menjangkau bos mafia, termasuk Lucky Luciano, dan meminta bantuan untuk memantau tepi laut dari kegiatan yang mencurigakan. Karena ini juga demi kepentingan mafia, mereka sepakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini