nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangkitkan Ekonomi Pasca Gempa Lombok, Jason Sudirdjo Bangun Industri Rumah Tangga Minyak Alpukat

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 18 65 2118580 bangkitkan-ekonomi-pasca-gempa-lombok-jason-sudirdjo-bangun-industri-rumah-tangga-minyak-alpukat-4dhF6xO2W6.jpeg Pendiri Avoil Jason Sudirjo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Seorang siswa kelas 2 SMA ACS Jakarta Jason Sudirdjo menggagas ide untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Ide ini muncul dari kepedulian terhadap korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jason kemudian mengembangkan industri minyak alpukat.

Industri rumah tangga minyak alpukat yang dikembangkannya menjadi pionir tak hanya di tingkat nasional. Pemasaran minyak alpukat ini juga tanpa melalui perantara.

Baca juga: Anak 16 Tahun Ini Raih Hadiah Prix Liberte Berkat Jadi Aktivis Iklim

Kini, industri yang digagas Jason telah menciptakan ribuan UKM. Hal ini sejalan dengan prioritas utamanya dalam membantu Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memulihkan kembali perekonomian Lombok dan Palu pascagempa melalui Industri Rumah Tangga Minyak Alpukat.

Produk ini banyak digunakan masyarakat luas sangat bermanfaat untuk kesehatan, dan mampu menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung. Jason mengaku ide ini berawal dari kunjungannya ke Lombok untuk membagikan bantuan kepada para korban gempa di Bulan September 2018.

Jason

Saat itu, Jason membentuk organisasi nirlaba bernama The Heart For Lombok untuk menghimpun bantuan dan menyalurkannya ke para korban bencana. Kemudian bersama relawan Heart For Lombok pun tiba tanggal 1 September 2018. Mereka kemudian menyalurkan bantuan dalam bentuk terpal, beras, selimut dan memberikan trauma healing bagi anak-anak korban gempa bersama dengan RCTI Peduli.

“Saat itu saya berkeliling dan melihat banyak petani yang masih giat untuk berusaha di tengah keadaan yang serba kekurangan. Dan di situ saya menemukan begitu banyak pohon alpukat di Lombok. Saya berjanji kepada diri saya, bahwa saya akan kembali ke Lombok dengan sebuah solusi untuk membangun kembali perekonomian Lombok,” tutur Jason, Kamis (18/10/2019).

Jason mengatakan, pada kunjungannya tersebut dia berada di Lombok selama 4 bulan. Dia memperhatikan potensi banyaknya tanaman alpukat. Setelah dipelajari, alpukatnya merupakan jenis alpukat mentega yang memiliki kadar lemak tinggi.

"Saya melihat potensi yang sangat besar. Lombok atau NTB merupakan salah satu penghasil alpukat terbesar di Indonesia sepanjang tahun,” katanya.

Baca juga: 14 Pelajar Indonesia Ikuti Kongres Ilmuwan Muda di Malaysia

Untuk membangkitkan ekonomi pascagempa, kata dia, membutuhkan self-sourcing atau sumber daya alam di sekitar yang dapat menunjang. Hal itu dinilainya salah satu kunci kebangkitan ekonomi rakyat. Yakni dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar menjadi tiang penyangga kebangkitan ekonomi.

“Yang dibutuhkan di awal itu kemenangan-kemenangan kecil atau quick win untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memproduksi minyak alpukat sangat sederhana dan cepat,” ucapnya.

jason

Asal tahu saja, Jason meneliti bersama dengan Indonesia Institute International for Life Science (I3L). Hasinya, kadar lemaknya sesuai dengan worldwide best practice yaitu 15%. Berdasarkan hasil research, data FAO tahun 2017 Indonesia menduduki peringkat ke 4 sebagai produsen atau penghasil alpukat terbesar di dunia.

Sayangnya belum ada satu pun industri minyak alpukat di Tanah Air. Di saat yang sama, banyak petani alpukat yang kesulitan menjual hasil produksinya ketika masa panen tiba karena harga yang sangat rendah.

Jason menyiapkan agenda untuk berkeliling ke sentra-sentra penghasil alpukat di Indonesia, mulai dari NTB, NTT, Sulawesi dan Palu, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Barat, Lampung dan Aceh. Misinya untuk menyosialisasikan Program Gerakan Industri Rumah Tangga Minyak Alpukat.

Jason

Saat ini, Jason dan Avoil (perusahaan rintisan yang didirikannya) telah menjajaki kerja sama dengan beberapa perusahaan nasional dan international yang menggunakan minyak alpukat. Pada Juli 2019, Jason berkunjung ke pabrik pembuatan minyak alpukat di Spanyol untuk menjajaki Penanaman Modal Asing (PMA). Dia juga saat ini sedang menyiapkan pembuatan pabrik di Indonesia dalam skala industri untuk menyerap produksi Industri Rumah Tangga Minyak Alpukat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini