nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hendak Transaksi di Pelabuhan, Pengedar Sabu Dibekuk Polisi

Senin 21 Oktober 2019 01:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 21 340 2119479 hendak-transaksi-di-pelabuhan-pengedar-sabu-dibekuk-polisi-3PgEDz1Tbe.jpg Ilustrasi narkoba jenis sabu. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)

BAUBAU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, menangkap seorang orang kurir sabu-sabu asal Kota Kendari di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau. Dari tangan pelaku, BNN mengamankan 103 paket sabu seberat 58,45 gram yang disembunyikan di celana dalam.

Penangkapan pengedar narkoba berinisial Llg ini merupakan hasil kerja sama BNN dengan Unit Pelabuhan Murhum Kota Baubau. Pelaku ditangkap begitu turun dari kapal pada Kamis 17 Oktober 2019.

Baca juga: Dua Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati Petugas 

Dalam sebuah video dokumentasi, terlihat beberapa petugas berpakaian preman menangkap pelaku lantas menggeledah tubuhnya. Dari celana dalamnya, pelaku mengeluarkan sebuah bungkusan hitam yang setelah dibukan berisi sabu-sabu.

Saat ditanya petugas, apa isi barang tersebut? Dia mengaku tidak tahu dan hanya disuruh mengantarkannya kepada seseorang.

Baca juga: Melawan saat Ditangkap, Polisi Tembak Mati Dua Bandar Sabu 5 Kg 

Menurut Kasi Pemberantasan BNN Kota Baubau, AKP Anwar, penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat tentang akan adanya transaksi sabu-sabu di Pelabuhan Murhum.

"Pelaku ini membungkus sabu-sabu dalam dua buah kantong yang disolasi dan dibungkus sedemikan rupa dan disimpan di selangkangan," kata Anwar dalam konferensi pers di Baubau, seperti dinukil dari iNews.id, Senin (21/10/2019).

Llg yang merupakan warga asli Kota Kendari ini diketahui bekerja sebagai sopir angkutan umum. Rencananya pelaku akan mengantarkan paket sabu-sabu yang transaksinya berlangsung di pelabuhan.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Oknum BNN yang Diduga Edarkan Sabu 

Selain sebagai kurir, pelaku juga pengguna aktif sabu-sabu. Fakta ini terungkap setelah hasil tes urine pelaku dinyatakan positif.

Kini pelaku bersama barang bukti sabu-sabu serta beberapa barang bukti lainnya masih diamanakan di Kantor BNN Kota Baubau untuk proses pengembangan lebih lanjut.

Baca juga: Polisi Sita 89 Kilogram Sabu yang Beredar di Riau 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini