nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nadiem Makarim: Transformasi Negara Harus Melalui Pendidikan

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 16:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 23 65 2120789 nadiem-makarim-transformasi-negara-harus-melalui-pendidikan-wPBlXNHxaq.jpg Nadiem Makarim Jadi Mendikbud (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Nadiem Makarim telah resmi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Pelantikan telah dilalui dan penyambutan dirinya di Kemendikbud juga telah dilakukan.

Dalam acara lepas sambut di Kantor Kemendikbud, Nadiem mengungkapkan jika menjadi pimpinan di Kemendikbud merupakan sebuah hal luar biasa.

"Ini adalah kehormatan yang luar biasa bagi saya diberikan amanah oleh presiden," kata dia di hadapan para pejabat Kemendikbud yang hadir, Rabu (23/10/2019).

 Baca Juga: 100 Hari Pertama Nadiem Makarim: Dengar Aspirasi Semua Murid di Indonesia

Nadiem mengungkapkan jika tidak merubah mindset generasi berikutnya, Indonesia tidak akan maju dan menjulang tinggi di panggung dunia.

"(Maju dan berprestasi di panggung dunia) itu adalah visi terbesar dari presiden," kata dia.

Salah satu kunci kesuksesan bangsa, kata dia, adalah peningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

 Baca Juga: Jadi Mendikbud, Nadiem Makarim Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru

"Kalau Anda melihat semua masalah kita, semua masalah itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan meningkatkan kualitas generasi muda kita," cetus dia.

"Jadi kenapa saya menerima jabatan ini, amanah ini, yang besar dan berat, karena menurut saya cara efektif mentranformasi sebuah negara harus melalui pendidikan," kata Nadiem.

"Dan itu menjadi itu suatu kehormatan bagi saya," tambah dia.

 Nadiem Makarim

Seperti diketahui sepak terjang Nadiem sebagai founder GoJek menjadi paltuk yang membawanya terkenal. Gebrakannya membuat aplikasi transportasi membuat dirinya menjadi sorotan.

Berikut adalah fakta-fakta Nadiem Makarim yang dirangkum Okezone:

1. Lulusan Harvard University

Pria yang lahir di Singapura pada 4 April 1984 ini lulusan Brown University dan meraih gelar MBA di Harvard University. Dia ternyata pernah bersekolah di Jakarta dan Singapura saat duduk di bangku sekolah menengah.

2. Pernah Jadi Konsultan

Nadiem memulai kariernya di McKinsey & Company sebagai konsultan manajemen di Jakarta. Kemudian pada 2010 Nadiem menciptakan perusahaan decacorn yang dikenal dengan nama Gojek. Saat ini, Gojek telah berubah menjadi aplikasi super, menyediakan lebih dari 20 layanan.

3. Masuk 50 inovator dunia versi Bloomberg

Nadiem juga berhasil masuk ke daftar inovator tahunan Bloomberg 50 pada 2018. Bloomberg menilai bahwa tidak ada platform teknologi lain (aplikasi) yang mengubah kehidupan orang Indonesia secepat dan seintegrasikan Gojek.

Track Record Nadiem memang tidak bisa diragukan, pada Mei 2019, Nadiem disebut-sebut menjadi tokoh termuda dari Asia yang menerima Nikkei Asia Prize ke 24 untuk inovasi ekonomi dan bisnis. Nadiem juga menggandakan hadiah tersebut menjadi Rp860 juta dan menyumbangkan jumlah tersebut sebagai beasiswa pendidikan untuk anak-anak pengemudi Gojek.

Nadiem Makarim secara terang-terangan bersedia jadi Menteri Kabinet Kerja Jilid II usai menemui Presiden Joko Widodo. Namun, masih belum diketahui jabatan apa yang ditawarkan Presiden kepada Nadiem.

Mengenai posisi, spesifik nanti akan diumumkan pak presiden, karena itu hak prerogatif presiden,” kata dia usai bertemu Jokowi.

4.Pernah Raih Penghargaan

Selain itu, pada 2016 Nadiem menerima penghargaan The Straits Times Asian of the Year. Nadiem merupakan orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan tersebut sejak pertama kali didirikan pada 2012.

5. Kekayaan USD100 juta

Pada Juli 2018, Nadiem masuk dalam daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Globe Asia. Nadiem disebut mengantongi kekayaan sekira USD100 juta atau Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

Seperti dilansir Globe Asia, GoJek yang awalnya hanya merupakan perusahaan startup yang membuka layanan ojek online pada 2010, kini menjadi salah satu bisnis paling bernilai.

6. Mundur dari Gojek

Nadiem Makarim memastikan dirinya sudah tidak memiliki jabatan di perusahaan transportasi daring GoJek. Mundurnya Nadiem karena dirinya menerima tawaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi salah satu kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju II.

"Sudah pasti posisi saya di Gojek sudah mundur dan tidak ada kewenangan sama sekali," ujar Nadiem.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini