nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Posting Foto dengan Jaket Bunuh Diri, Penyanyi Pakistan Picu Kemarahan Warganet

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 16:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 24 18 2121268 posting-foto-dengan-jaket-bunuh-diri-penyanyi-pakistan-picu-kemarahan-warganet-ZxZOI8PFxd.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

FOTO provokatif yang dari seorang penyanyi Pakistan, Rabi Pirzada, yang memperlihatkan dirinya mengenakan jaket bunuh diri palsu, telah memicu kemarahan di India, di mana dia dituduh telah mendorong terorisme. Namun, Pirzada ternyata tidak setuju dengan pandangan itu.

Tweet yang di-posting oleh penyanyi yang berbasis di Lahore itu, Selasa, cukup menarik perhatian di media sosial. Beberapa pengguna tidak butuh waktu lama untuk berkomentar mengatakan bahwa Pirzada memberikan contoh yang jelas tentang bagaimana Pakistan adalah sarang terorisme.

BACA JUGA: Penyanyi Pakistan Hadapi Hukuman Penjara Setelah Ancam PM India dengan Ular

"Wow!! Kamu terlihat luar biasa dalam pakaian tradisional Pakistan," kata seorang komentator, sementara yang lain mengoceh: "Mengancam bom bunuh diri ke Modi di Twitter, Pakistan benar-benar sudah tidak bisa diselamatkan."

Foto: Twitter/@Rabipirzada

Foto itu diperbanyak lebih lanjut, dengan ucapan marah dan sarkastik di seperti 'rompi tradisional' dan komentar-komentar serupa.

Beberapa jam kemudian Pirzada menanggapi kritiknya, mengatakan gambar itu berasal dari sebuah video, di mana ia mengutuk serangan bunuh diri.

“Saya berharap perdamaian dan kemanusiaan dan semua orang India memberi saya kuliah tentang keselamatan Modi. Bisakah Anda membenarkan jam malam 3 bulan tanpa makanan dan obat-obatan? Saya mem-postingnya untuk mengingatkan Anda menghentikan kekejaman terhadap IOK ini,” katanya sebagaimana dilansir RT. IOK (India Occupied Kashmir) merujuk pada bagian yang dikuasai India di wilayah Kashmir yang disengketakan. Pirzada kemudian menghapus posting provokatif itu.

BACA JUGA: Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

Pemerintah India mencabut status otonomi dari wilayah Kashmir yang berpenduduk mayoritas Muslim pada Agustus dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat dengan harapan kemarahan publik oleh penduduk setempat. Pirzada adalah salah satu dari banyak warga Pakistan, yang secara vokal memprotes perkembangan itu.

Yang menarik, foto rompi bunuh diri itu dibagikan Pirzada di akun twitter-nya sebelumnya, pada Senin dengan tulisan dalam bahasa Urdu, yang memperingatkan bahwa kegagalan PBB untuk menengahi konflik Kashmir akan mengarah pada lonjakan terorisme. Namun, posting itu tidak menjadi viral.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini