Jurusan Komunikasi Visual Bisa Apa? Simak Pengalaman Jips

Rani Hardjanti, Okezone · Jum'at 25 Oktober 2019 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 25 65 2121627 jurusan-komunikasi-visual-bisa-apa-simak-pengalaman-jips-umxPDFbZhP.jpg Ilustrasi Desain Komunikasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Komunikasi Visual adalah salah satu jurusan yang kerap diambil oleh siswa dengan hobi menggambar atau seni. Tapi banyak juga yang bertanya-tanya, setelah lulus dari jurusan komunikasi visual akan kerja menjadi apa?

Menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa menyimak pengalaman salah satu ilustrator, Julia Intan P S. Dia adalah seorang ilustrator muda dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dengan ilmu Komunikasi Visual, dia ikut ambil bagian dalam menghiasi buku Apresiasi Wanita Hebat Indonesia.

Baca Juga: Kuliah Sambil Bisnis Travel, Alvan Raih Omzet Ratusan Juta

Buku yang diprakarsai oleh Lalita Project ini, mempercayakan salah satu sosok wanita Indonesia tangguh pilihannya untuk dicitrakan lewat tangan dingin perempuan yang akrab disapa Jips tersebut. Jips lantas tak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini, kala pertama kali mendapat tawarannya pada Juli 2018 lalu.

Visual

“Aku tertarik dan langsung setuju untuk bergabung,” ungkap mahasiswa Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS tersebut, seperti dikutip dari laman ITS, Jumat (25/10/2019).

Baca Juga: Dear Mahasiswa, Sudah Tahu soal Disrupsi?

Dan selanjutnya perempuan yang gemar menggambar sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) tersebut, mendapat kesempatan untuk mengilustrasikan Endah Trista Agustiana. Wanita penuh inspirasi yang telah malang melintang sebagai gender specialist ini, menyimpan segudang perjuangan dan pencapaian di balik rupa ayunya. “Aku sengaja membuat ilustrasinya dengan konsep panel-panel, supaya dapat menunjukan bagaimana Bu Endah berpengaruh bagi para wanita Indonesia,” papar Jips.

Ilustrasi indah karya Jips yang di lukis dengan cat air

Dalam pengerjaannya, dia tak lupa melakukan riset-riset kecil di awal untuk lebih mengenal tokoh yang dilustrasikannya. Sehingga dengan modal itu serta dilengkapi dengan arahan dan rangkuman biografi Endah, ia pun menjadi lebih mudah menuangkan padangannya ke atas lembar kerjanya. Tak berhenti di situ saja, kebahagiannya dalam proyek ini pun semakin terpancar ketika melihat buku tersebut sukses diselesaikan.

“Sangan keren, proses panjangnya terbayarkan saat buku tersebut bisa memberi inspirasi bagi banyak orang,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini