nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resor Wisata Ingin Dihancurkan Kim Jong-un, Korsel Ajak Dialog Korut

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 18:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 28 18 2122706 resor-wisata-ingin-dihancurkan-kim-jong-un-korsel-ajak-dialog-korut-whrX6awXTl.jpg Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi resor wisata di Gunung Kumgang pada Oktober 2019. (Foto/KNCA/Reuters)

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan pada pekan lalu bahwa dia ingin fasilitas resor wisata wisata Gunung Kumgang dihancurkan lalu dibangun kembali dengan gaya Korea Utara

Kementerian Unifikasi, yang mengawasi urusan antar-Korea, mengatakan pihaknya meminta Korea Utara untuk mengadakan pertemuan untuk membahas masalah ini. Pyongyang menyarankan pekan lalu masalah itu ditangani melalui pertukaran dokumen.

"Posisi kami yang konsisten adalah bahwa semua masalah hubungan antar-Korea harus diselesaikan melalui dialog dan diskusi," kata juru bicara kementerian Lee Sang-min dalam sebuah pengarahan mengutip Reuters, Senin (28/10/2019).

"Perlu ada konsultasi yang memadai untuk menyelesaikan masalah ini usai langkah sepihak bertentangan dengan sentimen publik dan dapat merusak hubungan antar-Korea," katanya.

Baca juga: Korea Utara Tolak Lanjutkan Pembicaraan Damai dengan Korea Selatan

Baca juga: Kejadian Langka, Putra Mantan Menteri Korea Selatan Membelot ke Korea Utara

Proposal itu tidak menentukan tanggal atau tempat untuk pembicaraan, kata Lee. Dokumen rancanan dikirim ke dua lembaga negara, masing-masing menangani masalah lintas batas dan pariwisata, melalui kantor penghubung di kota perbatasan utara Kaesong.

Setiap penarikan fasilitas Korea Selatan dari resor wisata akan menjadi pukulan baru bagi upaya Presiden Korsel Moon Jae-in untuk mempromosikan perdamaian antara Korut dan Korsel.

Gunung Kumgang, yang terletak di pantai timur Utara tepat di luar perbatasan yang dijaga ketat yang memisahkan kedua Korea, adalah salah satu dari dua prakarsa ekonomi utama antar-Korea, bersama dengan taman pabrik Kaesong.

Hubungan antar-Korea tumbuh tegang tahun ini, setelah Korea Utara mengabaikan pembicaraan resmi dengan Korea Selatan,.

Lee mengatakan pemerintah tidak dapat memprediksi apakah Korea Utara akan menanggapi tawarannya.

Sebuah koalisi dari sekitar 200 kelompok sipil yang bekerja untuk perdamaian antar-Korea, yang lebih dikenal sebagai Minhwahyup, mengeluarkan pernyataan pada hari Senin yang menyerukan agar program Kumgang dan Kaesong dimulai kembali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini