Dua ASN di Sulsel Terlibat Adu Jotos

Herman Amiruddin, Okezone · Selasa 29 Oktober 2019 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 609 2123348 dua-asn-di-sulsel-terlibat-adu-jotos-2ptl3jnxUS.jpg ASN Maros Sulsel terlibat adu jotos (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Intan dan Mahmud, dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat adu jotos di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya terlibat saling adu jotos di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Selasa (29/10/2019). 

Intan melapor ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) usai terlibat adu jotos dengan Mahmud. Saat ditemui di kantor Satpol PP, Intan mengakui kejadian itu.

"Saya dipukul rekan kantor pak. Bukan hanya dipukul, tetapi saya juga didorong," kata Intan saat melapor ke Satpol PP.

Baca Juga: Merokok saat Jam Kerja ASN di Pemkab Purwakarta Bakal Disanksi

Bukan hanya itu, Intan juga terlihat memperagakan sejumlah adegan saat beradu jotos dengan Mahmud. Sehingga, kata Intan, dirinya langsung melapor ke Satpol PP Maros. "Saya sudah jelaskan ke Satpol PP, ini saya mau laporkan lagi ke polisi," tuturnya.

Ilustrasi

Sementara Mahmud yang ditemui terpisah, mengatakan kejadian tersebut berawal, saat Intan hendak masuk ke salah satu ruangan Disbudpar Maros.

Ruangan tersebut menjadi gudang penyimpanan barang milik Disbudpar Maros. Intan diduga tidur di dalam gudang itu. Sehingga Mahmud memintanya untuk keluar.

"Dia masuk ke gudang, dan meminta barang yang berada di gudang diturunkan. Tetapi gudang sudah saya kunci," ujar Mahmud.

Baca Juga: Eksekusi Anggota DPRD Kota Sorong Terpidana Kasus Kepemilikan Pil PCC Ricuh 

Intan pun keluar ruangan, kata dia, sambil terus mengomel. Kemudian, keduanya kembali bertemu di lobi kantor. Intan yang terus ngomel menonjok perut Mahmud.

"Saya lagi duduk di kursi depan, dan dia terus marah-marah. Saat saya berdiri, dia langsung menonjok perut saya. Sehigga saya refleks mendorong," ujarnya.

Kejadian tersebut sempat menghebohkan ASN yang lainnya di kantor mereka bekerja, yang berada di kantor berlantai dua itu.

"Dia memang selalu masuk ke gudang itu, untuk istirahat atau tidur siang. Cuma karena di situ ada barang milik Disbudpar, makanya dikunci," tuturnya.

Pasca-adu jotos, Intan langsung melaporkan kejadian itu ke Satpol PP. Sementara Mahmud, tetap melanjutkan aktivitasnya di kantor tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini