nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Museum Goes to Campus Bakal Jadi Daya Tarik Wisatawan

Delia Citra, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 29 65 2123235 museum-goes-to-campus-bakal-jadi-daya-tarik-wisatawan-zKiuGtAFvt.jpg UNS soal Museum Goes to Campus (Foto: Dok UNS)

JAKARTA - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho membuka secara simbolis penyelenggaraan Museum Goes to Campus (MGtC) ke-4 tahun 2019 bertempat di Gedung Auditorium GPH Haryo Mataram UNS pada hari ini.

Jamal Wiwoho didampingi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, Warto, Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai dan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim.

 Baca Juga: Tips Sukses dari Lulusan Terbaik UNS: Jangan Lupa Tekad dan Tujuan

Jamal mengatakan bahwa tema besar yang diangkat dalam MGtC ke-4 tahun ini punya kaitan erat dengan karakter bangsa Indonesia yang identik dengan keberagamannya.

"Berbicara tentang tema Museum Goes to Campus kali ini, yaitu Keberagaman sebagai Dinamisator Peradaban sungguh sangat erat kaitanya dengan karakter bangsa Indonesia yang memiliki identitas yang unik, kebhinnekaan, pluralitas dan multikulturalisme," ujar Jamal dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

 Baca Juga: Mahasiswa UNS Buat Peta Obyek Wisata di Lereng Gunung Lawu

Dalam pembukaan tersebut, Dekan FIB UNS Warto berharap agar dengan dijadikannya MGtC sebagai salah satu agenda resmi dalam kalender Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ini dapat menarik minat wisatawan yang melancong ke Solo agar dapat berkunjung ke MGtC UNS 2019.

Pada penyelenggaraannya yang sudah memasuki tahun ke-4 ini, MGtC diramaikan oleh 28 pameran museum dari seluruh Indonesia. Seperti dari Museum Lokabudaya Universitas Cenderawasih Papua, Museum Keris Nusantara Solo, Perpustakaan Nasional RI Jakarta, Museum Bung Karno Blitar dan lain-lain.

Tidak hanya itu, pengunjung MGtC tahun ini juga dapat memainkan sejumlah permainan tradisional yang disediakan di depan Gedung Aditorium GPH Haryo Mataram oleh Komunitas Wanita Pencinta Sejarah Solo, seperti dakon, gasing dan bekel

 UNS

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini