Dari Gang Setan Menjelma Jadi Ruang Baca Anak Pesisir Bernama Tanah Ombak

Kamis 31 Oktober 2019 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 31 340 2123990 dari-gang-setan-menjelma-jadi-ruang-baca-anak-pesisir-bernama-tanah-ombak-EymJ4qjTGj.jpg Robby Wahyu, pendiri taman baca Tanah Ombak (Foto: Rus Akbar/Okezone)

PADANG - Robby Wahyu Riyodi (28), pria dari Ranah Minang menciptakan taman bacaan di daerah zona merah kriminal, tepatnya di Purus III, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Dia sukses mengubah pandangan negatif tentang daerah berjuluk "Gang Setan" tersebut, melalui taman baca bernama Tanah Ombak.

“Untuk memutus rantai negatif itu, ya dengan cara mendidik anak mereka yang sering mendapat perlakukan keras dari orang tuanya,” kata Robby di depan peserta Leaders Camp Kejar Mimpi di Kampus Universitas Andalas Padang, Sabtu (2/3/2019).

Gang Setan merupakan gang buntu yang panjangnya sekitar 50 meter dari tepi jalan raya. Gang Setan tempatnya para pelaku kriminal dan semua hal negatif ada di sana. “Tidak ada pegawai BUMN yang berani masuk apalagi mau menagih listrik. Coba kalau masuk pasti akan berhadapan dengan golok dan tatapan intimidasi, dan kami ingin mengubah itu,” katanya.

Tanah Ombak sendiri bermula dari kenekatan Robby dan tiga temannya mendirikan taman bacaan di Gang Setan pada 2014. Niat keempat anak teater itu yakni tidak ingin anak-anak di Gang Setan menjadi pelaku kriminal seperti orang-orang yang ada di sana. Rintangan sudah pasti didapat. Dua tahun Tanah Ombak berdiri, selama itu intimidasi datang tiada henti.

“Perlahan dan sabar mencoba untuk terus melanjutkan perjuangan ini, akhirnya hati masyarakat luluh juga dan mereka menyambut dengan baik, sebelumnya tidak pernah. Sekarang siapa saja datang ke Tanah Ombak akan diajak masyarakat setempat menunjukkan lokasinya,” ucapnya.

Kata Robby, di Tanah Ombak tersedia tempat membaca, bermain dan berkreasi. “Kita tidak mengajak mereka bermain tapi mendekatkan diri mereka dengan buku, sehingga bisa berlahan-lahan pemikiran mereka terbuka,” katanya.

 Kejar Mimpi CIMB Niaga

Tadinya anak-anak nelayan di Gang Setan hanya memiliki satu cita-cita, yakni menjadi pegawai bank. Tapi kini, mereka ingin menjadi dokter, guru, dan pekerjaan hebat lainnya.

“Itu karena ada satu orang pegawai bank disana menjadi acuan mereka. Tapi sekarang mereka ingin berbagai pekerjaan lagi. Purus daerah keras, anak-anak sering putus sekolah kalau mereka sudah putus sekolah mereka akan jadi preman. Kalau tidak ya jadi nelayan karena rata-rata orang tua mereka nelayan,” terangnya.

Keberhasilan Robby dan kawan-kawan mengubah Gang Setan menjadi "tempatnya" literasi, berbuah banyak penghargaan. Di antaranya Anugerah Literasi Minangkabau 2016, Komunitas Terbaik I Sumatera Barat, Penampilan Terbaik pada Festival Teater Anak-anak Nasional 2014 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Prestasi teranyar, mereka menjadi Juara I Regional Sumatera dalam Gramedia Reading Community Competition (GRCC) 2016.

“Kami tidak ada bepikir sampai di situ. Itu sudah di luar rencana kami, kami hanya ingin anak-anak Purus bisa hilang anggapan negatif saja," tambahnya.

Sukses membangun Tanah Ombak, Robby dan kawan-kawan berinovasi mengembangkan Vespa Membaca. Tujuannya mengajak anak-anak di pesisir untuk membaca.

“Jadi Vespa ini keliling pantai membawa buku untuk dibaca anak-anak dengan tema ‘Kucari Kamu Sampai Membaca’ ini dilakukan setiap sore mulai pukul 16.00 WIB sampai magrib dan ini masih dilakukan,” ucap Bang Obe, begitu Robby akrab disapa anak-anak Taman Bacaan Tanah Ombak.

Di balik tampangnya yang kalem, Robby Wahyu Riyodi menyimpan kisah keberanian yang akan membuat kita bercak kagum. “Wah dulu pernah diancam dibunuh pas awal-awal bikin taman bacaan di sini Mbak, dicurigiain ini itu. Tapi akhirnya orang tua anak-anak ini mengerti bahwa saya hanya ingin mengajak anak-anak ini untuk berbagi hal positif,” tuturnya santai.

Kiprah Robby yang inspiratif dalam membina Taman Bacaan Tanah Ombak membuat ia mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya adalah CIMB Niaga yang mendaulat Robby sebagai salah satu local heroes Padang. Local Heroes adalah sebutan bagi generasi muda seperti Robby di sejumlah kota di Indonesia.

Keberhasilannya mendirikan dan mengelola Taman Ombak yang berada di Pantai Purus Padang, tak membuat Robby berpuas diri. Masih bersama teman-temannya, Robby menginisiasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Taman Bako di Nagari Balai Gurah, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, tempat kelahiran Robby.

Melalui Rumah Bako, Robby mengajak anak-anak, remaja dan masyarakat sekitar yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani melakukan hal positif diantaranya mencintai buku.

“Untuk beli buku saya mengajak mereka untuk bertani, menanam sayuran kemudian hasil tanamannya dijual untuk kemudian beli buku,” tuturnya diiringi tawa.

(Rus Akbar dan Yaomi S)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini