Hati-Hati, Walau Kecil 7 Hewan Ini Mematikan!

Rizqa Leony Putri , Okezone · Kamis 31 Oktober 2019 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 31 65 2124019 hati-hati-walau-kecil-7-hewan-ini-mematikan-slnUknevoF.jpg Salah Satu Hewan Kecil Mematikan Tsetse Fly. (Foto: Okezone.com/Britannica)

JAKARTA - Kebanyakan hewan mematikan selalu memiliki ukuran yang besar, seperti singa dengan gigi, cakar yang tajam dan pandai memburu mangsanya. Sebenarnya ancaman terbesar terhadap keselamatan manusia tak selalu berasal dari hewan besar.

Beberapa hewan ini mungkin akan membuatmu terkejut karena ukurannya yang kecil, namun memiliki kemampuan mematikan, dilansir dari Britannica, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

7. Monster Gila

Hewan ini memiliki panjang sekitar 20 inci (50 cm), sedikit lebih besar dari hewan 'mini' lainnya. Rahangnya yang kuat memungkinkannya untuk menjepit korban sementara racun racun sarafnya merembes ke luka gigitan.

Baca Juga: Saat Dehidrasi Air Putih Ternyata Pilihan Kedua, Jadi Minum Apa?

Untungnya, kematian pada manusia jarang terjadi, tetapi gigitannya dikatakan sangat menyakitkan.

6. Stonefish / Ikan Batu

Ikan batu di kawasan Indo-Pasifik ini diam-diam merupakan pembunuh laut. Ikan setinggi 13 inci (33 cm) ini suka nongkrong di perairan dangkal di dekat bebatuan dan menyerupai lumpur, membuatnya sulit dilihat dan mudah diinjak secara tak sengaja.

https://cdn.britannica.com/86/31486-004-1841C81B/Stonefish.jpg

Duri ikan menyuntikkan racun yang sangat menyakitkan dan bisa berakibat fatal bagi manusia. Setelah dipikir-pikir, Anda lebih baik dengan orang ini di kotak roti Anda, di mana lebih mudah untuk mengawasinya.

5. Boomslang

Boomslang adalah ular sepanjang 1,8 meter, tetapi melingkar itu pasti bisa menunggu di antara produk roti Anda. Gigitan beracun dari mulutnya yang lebar dapat menyebabkan pendarahan dan gagal ginjal.

Baca Juga: Mahasiswa ITS, Ciptakan Keyboard Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Tak hanya itu, racunnya bisa berakibat fatal bagi manusia bahkan dalam jumlah kecil. Untungnya, boomslang cenderung sedikit pemalu, dan hingga saat ini kematian pada manusia jarang terjadi.

4. Slow Loris / Kukang Lambat

Kukang yang lambat mungkin terlihat seperti boneka beruang favorit yang manis. Akan tetapi kamu mungkin ingin berpikir dua kali sebelum memeluk primata ini. Ada lima spesies kukang, dengan panjang sekitar 14 inci (37 cm), semuanya hidup di Indonesia dan di Semenanjung Melayu. Di antaranya ada kukang yang kerdil, bahkan hanya sebesar telapak tangan.

Hewan Kecil Mematikan

Kukang menghasilkan racun di dekat siku mereka yang dipindahkan ke mulut dengan menjilat. Racun ini telah diketahui menyebabkan reaksi alergi parah pada manusia yang cukup disayangkan mengalami gigitan kukang. Kebanyakan orang hanya mengalami pembengkakan yang menyakitkan, sementara reaksi alergi yang tidak diobati berpotensi fatal.

3. Katak Beracun

Kulit katak ini, seperti namanya, sangat beracun. Panjang katak kecil ini berkisar dari hanya sekitar setengah inci (12 mm) hingga sekitar dua setengah inci (65 mm).

Beberapa suku Amerika Selatan melapisi ujung panah dan panah mereka dengan menggosokkannya di punggung katak beracun. Sekresi kulit dari pabrik-pabrik racun ini biasanya tidak berbahaya bagi manusia melalui penanganan rutin, tetapi bisa mematikan jika diserap melalui selaput lendir atau luka pada kulit.

2. Tawon Laut

Tawon laut adalah sejenis ubur-ubur yang ditemukan di kawasan Indo-Pasifik. Sengatan tawon laut sangat menyakitkan dan berbahaya, dan dapat dengan mudah membunuh manusia.

Tercatat telah ada korban meninggal karena syok atau gagal jantung. Racun yang dimilikinya dapat melumpuhkan jantung dalam 30 detik. Kulitnya yang tembus cahaya dapat membuatnya sangat sulit dikenali.

Hewan Kecil Mematikan

1. Nyamuk

Mungkin tak terhitung berapa kali kamu telah digigit oleh hewan yang satu ini. Jadi mengapa nyamuk ada dalam daftar ini? Nyamuk menularkan penyakit seperti demam kuning, malaria, filariasis, dan demam berdarah, menewaskan jutaan orang setiap tahun. Serangga penghisap darah kecil ini dapat menjadi inang bagi parasit yang ditransfer dalam gigitan kecil mereka.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini