nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketahuan Ngobrol dengan PSK di Parlemen, Anggota DPR Ukraina Minta Maaf

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 11:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 01 18 2124482 ketahuan-ngobrol-dengan-psk-di-parlemen-anggota-dpr-ukraina-minta-maaf-6K6cG5VkxG.jpg Bohdan Yaremenko. (Foto: Getty Images)

KIEV - Seorang anggota parlemen Ukraina telah meminta maaf setelah dia tertangkap kamera sedang mengobrol dengan seorang wanita yang diyakini sebagai pekerja seks komersial (PSK) via telepon di parlemen.

Bohdan Yaremenko, yang sudah menikah dan memiliki dua anak, difoto oleh seorang jurnalis tengah membuka situs web Bukvy yang membahas layanan dan harga jasa seks. Politikus, yang menjabat sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri itu, kemudian juga terlihat melihat-lihat profil di aplikasi kencan Tinder.

BACA JUGA: Mantan Pelawak yang Jadi Presiden Ukraina Konferensi Pers Selama 14 Jam

Yaremenko awalnya membela tindakannya di Facebook, menyebutnya sebagai "provokasi yang disengaja" yang dilakukan untuk mempermalukan wartawan yang mengintip. Sudah lazim bagi wartawan Ukraina untuk mengekspos obrolan pribadi politisi selama sesi parlemen.

Namun Yaremenko kemudian menghapus pernyataan itu, menyampaikan permintaan maaf "kepada semua orang yang mendapatkan masalah karena dirinya, mulai dari istri dan anak-anak, kepada partai saya dan presiden". Demikian diwartakan BBC, Jumat (1/11/2019).

Pengguna media sosial di negara itu mengambil kesempatan itu untuk mengolok-olok Yeremenko, yang memiliki hubungan erat dengan Presiden Volodymyr Zelensky dan telah mendukung beberapa keputusan kontroversial presiden baru-baru ini.

"Seorang anggota parlemen, ketua komite hubungan luar negeri, seorang lelaki keluarga mengobrol dengan seorang pelacur di parlemen untuk... mengolok-olok wartawan!" kata wartawan Yuriy Butusov dengan sinis.

BACA JUGA: Pahlawan Ukraina Ditangkap Terkait Upaya Kudeta dan Rencana Pembunuhan Presiden

Penulis Andriy Kokotyukha menulis "untuk kepentingan nasional Ukraina, kontak seperti ini jauh lebih aman daripada inisiatif Yaremenko untuk berkoordinasi dengan Rusia", merujuk pada dukungan anggota parlemen terhadap inisiatif perdamaian pemerintah dengan Rusia, yang dipandang oleh banyak warga Ukraina sebagai bentuk kapitulasi atau menyerah.

Pada 2015 seorang anggota parlemen Ukraina mengundurkan diri setelah obrolan yang bocor yang tampaknya mengungkapkan hubungan di luar nikah. Dalam pesan-pesan yang ia diskusikan akan berlibur di Maladewa dengan seorang wanita bernama Olha, padahal istrinya dipanggil Inna.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini