nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turki Akan Pulangkan Teroris ISIS yang Ditahan ke Negara Asalnya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 03 November 2019 19:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 03 18 2125265 turki-akan-pulangkan-teroris-isis-yang-ditahan-ke-negara-asalnya-8JFxxagME4.jpg Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu. (Foto: Reuters)

ANKARA – Turki mengkritik negara-negara yang mengambil langkah mencabut kewarganegaraan warganya yang bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam (IS) atau ISIS untuk menyingkirkan mereka. Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan bahwa langkah itu seperti mengambil ‘jalan mudah’ dan tidak bertanggungjawab.

Berbicara kepada wartawan pada Sabtu, Soylu mengatakan bahwa Turki akan mengirimkan warga asing anggota ISIS yang ditangkapnya ke negara asal mereka masing-masing. Para teroris itu ditangkap di Suriah dan dikirimkan ke penjara-penjara yang terletak di wilayah Operation Euphrates Shield Turki pada 2016-2017.

Dia menekankan bahwa Turki telah memiliki perjanjian dengan negara-negara asal para anggota ISIS tersebut. “Perjanjian ini terutama menyoroti ekstradisi timbal balik mereka," kata Soylu.

“Tidak dapat diterima bagi kami (untuk mendengar) 'Saya menanggalkan kewarganegaraan mereka, Anda urus'. Ini juga tidak bertanggung jawab," tambahnya sebagaimana dilansir Anadolu, Minggu (3/11/2019).

"Kami akan mengirim anggota Daesh yang ditangkap ke negara mereka," katanya kepada wartawan, menggunakan nama lain untuk ISIS.

Sejak mengakui ISIS sebagai kelompok teroris pada 2013, Turki telah berkali-kali diserang ISIS, termasuk 10 pengeboman bunuh diri, tujuh pengeboman, dan empat serangan bersenjata yang menewaskan 315 orang, termasuk polisi dan tentara, dan melukai ratusan lainnya.

Menanggapi serangan-serangan ini, Turki meluncurkan operasi anti-teror di dalam dan luar negeri, menewaskan 3.500 teroris ISIS dan menangkap 5.500 lainnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini