nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Olah Limbah, Mahasiswa Ini Turun ke Hilir Sungai Citarum

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 14:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 05 65 2125989 inovasi-pengolahan-limbah-di-hilir-sungai-citarum-RnQR6YBeLO.jpg Kegaitan Pengolahan Limbah di Hilir Sungai Citarum. (Foto: Okezone.com/Dok. Mercu Buana)

JAKARTA - Kementrian Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menggelar kegiatan pengembangan pembelajaran inovatif wilayah hilir Citarum. Kegiatan ini lanjutan dari program Citarum Harum 2018.

Program Citarum Harum telah dilaksanakan dengan melibatkan sivitas akademika Perguruan Tinggi. Sebagai salah satunya, Universitas Mercu Buana pada tahun ini kembali mengadakan kegiatan pengembangan pembelajaran inovatif wilayah hilir Citarum dengan tema kegiatan pengolahan limbah domestik.

Baca Juga: Milenial Perlu Kuasai Ilmu Video dan Foto

Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat Universitas Mercu Buana Dr. Inge Hutagalung, M.Si menerangkan, dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan pembelajaran inovatif wilayah hilir Citarum, Universitas Mercu Buana mendasari kegiatan pembelajaran inovatif sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta kontribusi bagi pemecahan masalah masyarakat terkait pengolahan limbah sampah di hilir sungai Citarum.

Kegiatan di Hilir Sungai Citarum

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran inovatif wilayah hilir Citarum tahun 2019 dilakukan di Dusun Sukamulya, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, dengan waktu pelaksanaan pengabdian selama lebih kurang satu bulan dan melibatkan sivitas akademika Perguruan Tinggi yang terdiri dari 40 mahasiswa didampingi 3 dosen pendamping lapangan.

Baca Juga: Kiat Memasarkan Produk Secara Efektif dengan Komuniksi Interpersonal

”Melalui pelaksanaan kegiatan pengembangan pembelajaran inovatif wilayah hilir Citarum 2019 diharapkan kesadaran masyarakat di lingkungan Dusun Sukamulya, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang untuk menjaga ekosistem dan kebersihan lingkungan hilir sungai Citarum serta pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait pengolahan limbah domestik akan semakin meningkat,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/11/2019).

Pada kegiatan pembelajaran inovatif pengolahan limbah domestik telah diberikan pemahaman dan pengetahuan pengolahan domestik berupa pembuatan lampu hias dari sendok bekas, dan tempat tisu dari limbah perca kain. Kegiatan termaksud dihadiri 30 warga Dusun Sukamulyya, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang Timur.

Secara keseluruhan warga Dusun Sukamulya menyatakan kegiatan pembelajaran inovatif pengolahan limbah domestik sangat menarik, banyak pengetahuan pengolahan sampah dipahami dan dipelajari selama kegiatan. Materi sosialisasi sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan warga untuk lebih memahami cara pengelolaan limbah sampah.

Kegiatan Citarum Harum dilakukan sebagai penjabaran Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. Sejak dicanangkan pada tahun 2018.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini