Mahasiswa IPB Teliti Bisnis Abon Ikan Lele di Boyolali

Rizqa Leony Putri , Okezone · Rabu 06 November 2019 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 06 65 2126608 mahasiswa-ipb-teliti-bisnis-abon-ikan-lele-di-boyolali-f4Dr2zPRuV.jpeg Bisnis Abon Ikan Lele di Boyolali. (Foto: Okezone.com/Dok. IPB)

Tak hanya itu, bisnis pegolahan dengan teknologi rendah akan menghasilkan output yang lebih rendah daripada bisnis pengolahan dengan teknologi tinggi. Hal ini karena pencampuran kurang stabil akibat dilakukan secara manual, sehingga rasa dan warnanya berbeda dari output bisnis pengolahan berteknologi tinggi.

Adil menambahkan, Bisnis pemrosesan berteknologi rendah membutuhkan lebih banyak tenaga kerja daripada bisnis pemrosesan berteknologi tinggi. Dalam satu produksi dengan jumlah pekerja yang sama, yaitu sebanyak lima orang.

Sebuah bisnis pengolahan dengan teknologi rendah hanya dapat memproses maksimal 75 kilogram ikan lele dan membutuhkan tiga kompor gas. Sementara bisnis pengolahan berteknologi tinggi hanya membutuhkan satu mesin untuk mengolah 150 kilogram ikan lele.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini