nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unej Tambah Program Studi, dari Perjalanan Wisata hingga Akuntan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 06 November 2019 20:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 06 65 2126628 unej-tambah-program-studi-dari-perjalanan-wisata-hingga-akuntan-Prrke6Ynut.jpg Suasana Pertemuan Rektor Unej dengan Wakil Bupati Lumajang. (Foto: Okezone.com/Unej)

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dan Universitas Jember sepakat untuk mengembangkan Universitas Jember Kampus Lumajang. Bentuk pengembangan yang akan dilakukan adalah penambahan program studi, di antaranya Program Studi Farmasi, Program Studi Akuntansi, Program Studi Peternakan, Program Studi Ilmu Pertanian konsentrasi Perkebunan, Program Diploma 3 Perjalanan Wisata dan lainnya.

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dengan Rektor Universitas Jember Moh. Hasan, bertempat di gedung rektorat dr. R. Achmad Universitas Jember. Penambahan program studi dilakukan mengingat saat ini di Universitas Jember Kampus Lumajang baru ada Program Studi Diploma 3 Keperawatan.

Baca Juga: Ternyata Karang Gigi Bisa Bikin Gigi Mudah Terlepas

Menurut Indah, Pemkab Lumajang berencana menaikkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa di Lumajang untuk menuntut ilmu di bangku perguruan tinggi.

"Lumajang sudah memiliki Universitas Jember Kampus Lumajang, jadi tinggal mengembangkan dengan menambah program studi yang ada agar lebih banyak lagi anak-anak Lumajang yang berkesempatan kuliah. Kami berharap program studi yang dibuka nantinya menyesuaikan dengan potensi Lumajang," jelas Indah, demikian seperti dilansir dari situs resmi Universitas Jember, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, Lumajang memiliki banyak potensi sebagai daerah agraris. Diantaranya dikenal sebagai penghasil kayu sengon terbesar di Indonesia, lengkap dengan industri pengolahan kayu sengon yang jumlahnya mencapai seratusan lebih, terbanyak di Indonesia. Tak hanya itu, terdapat potensi wisata, seperti Gunung Semeru, Ranu Pane, Puncak B29, air terjun Tumpak Sewu hingga kebun teh Kertowono.

Baca Juga: Bahan Baku yang Paling Dibutuhkan di Kedokteran Gigi Namun Masih Impor

Potensi inilah yang disebut-sebut sebagai alasan mengapa Pemkab Lumajang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Harapan Pemkab Lumajang mendapatkan tanggapan positig. Rektor Universitas Jember menyanggupi keinginan Pemkab Lumajang untuk menambah program studi di Kampus Lumajang.

Menurut Moh. Hasan, pada dasarnya dengan posisi Lumajang yang berbatasan langsung dengan Jember. Maka secara aturan Universitas Jember bisa membuka program studi baru di Kampus Lumajang sebagai pengembangan program studi di kampus utama.

"Jika penambahan gedung kuliah sudah siap, bukan tidak mungkin di tahun akademik 2020/2021 program studi baru bisa dibuka di Kampus Lumajang. Tetapi sekali lagi tentu harus ada sarana dan prasarana pendukung yang memadai,” kata Moh. Hasan.

Sementara itu, untuk pemenuhan sarana dan prasarana pengembangan Universitas Jember Kampus Lumajang, Pemkab Lumajang berjanji menyiapkan lahan. Terdapat dua kemungkinan lokasi baru Universitas Jember Kampus Lumajang, yaitu di area Jalur Lintas Timur (JLT) dan di lahan milik Pemkab Lumajang yang ada di Kecamatan Klakah.

"Untuk mempersiapkan pengembangan Universitas Jember Kampus Lumajang, maka nanti Bappeda Lumajang akan membentuk tim yang akan bekerjasama dengan Universitas Jember," jelas Indah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini