nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuliah di Amerika Serikat, Ini Sederet Masalah dan Solusinya

Magfirah Ahdarini Sipahutar, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 09:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 08 65 2127411 kuliah-di-amerika-serikat-ini-sederet-masalah-dan-solusinya-wdfioAZPwT.jpg Culture Affairs Assistant David Ongkowijoyo. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri bukan lah hal yang mudah, karena harus memikirkan banyak hal. Dari biaya hingga beradaptasi dengan gaya hidup sesuai dengan budaya di negara tersebut.

Menurut Cultural Affairs Assistant Kedutaan Amerika Serikat David Ongkowijoyo, gaya hidup para mahasiswa di Amerika Serikat (AS) sangat beragam seperti halnya di Indonesia. Semuanya tergantung dari masing-masing pribadinya.

Baca Juga: Ingin Jadi Fotografer Andal? Simak 6 Kiatnya!

"Gaya hidup itu balik lagi ke personality kita, karena ada sebagian orang yang mungkin lebih suka hiburan yang masuk ke tempat-tempat ramai, dan ada juga lebih suka menyendiri, dan lebih suka yang high traveling. Jadi sebenarnya gaya hidup di AS itu beragam sekali, seperti di Indonesia saja, jadi tergantung orangnya sendiri," ujar David di Jakarta, belum lama ini.

Mahasiswa

Menurut pria yang pernah belajar di Amerika itu, untuk beradaptasi dengan kebudayaan yang ada di Amerika, mahasiswa juga dianjurkan untuk bergabung dengan sesama mahasiswa Indonesia yang juga belajar di sana, agar rasanya tidak terlalu sulit untuk menjalani hari-hari kuliah.

Baca Juga: Cerita soal Remaja Depresi di Negeri Paling Bahagia

Selain itu, David juga menjelaskan selain biaya, yang menjadi faktor rendahnya minat para pelajar untuk melanjutkan studi ke luar negeri adalah prosesnya yang dinilai sulit. Sebab ada beberapa universitas di Amerika yang mewajibkan calon mahasiswanya mengikuti beberapa tes tambahan.

"Selain biaya, yang menjadi kendala adalah prosesnya, karena di Amerika ada beberapa universitas yang membutuhkan tes tambahan seperti GRE untuk S2 dan ACT untuk S1, itu memang menjadi kendala bagi mahasiswa internasional," ujarnya.

David juga menegaskan bahwa kuliah di Amerika Serikat memiliki waktu belajar yang flexible dan mahasiswa bisa menjalin relasi yang baik dengan mahasiswa-mahasiswa internasional lainnya.

"Karena Amerika Serikat mempunya sistem pendidikan terbaik di dunia, kalau di Indonesia sering melihat ranking university yang didominasi oleh kampus di Amerika, selain itu di Amerika itu studinya lebih fleksibel dan research-nya nomor satu di dunia lengkap, alat-alatnya dan di AS banyak mahasiswa internasional jadi bisa berinteraksi dengan mereka sehingga bisa membangun network yang bagus di sana," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini