nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ciptakan Inovasi Membanggakan, Ini Dia Start Up Buatan Mahasiswa Indonesia

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Minggu 10 November 2019 07:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 09 65 2127801 ciptakan-inovasi-membanggakan-ini-dia-start-up-buatan-mahasiswa-indonesia-2laBVQYKju.jpeg Ilustrasi Startup (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Dunia pendidikan Indonesia telah menciptakan berbagai inovasi-inovasi mengagumkan yang tentunya sangat bermanfaat. Hal ini seiring dengan kemajuan teknologi yang ada dan dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa.

Adapun di antara penemuan-penemuan tersebut banyak menorehkan prestasti yang membanggakan. Tak main-main, banyak diantaranya yang bahkan melenggang hingga ke negeri seberang untuk unjuk kemampuannya. Berikut ini beberapa inovasi start-up yang dibuat oleh mahasiswa seperti dirangkum Okezone, Minggu (9/11/2019):

Baca Juga: Misael Natanael, Wisudawan dengan IPK 3,99 Tertinggi di ITB

1. Aplikasi Belanja "OkeSayur"

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang membuat aplikasi OkeSayur, berhasil melenggang ke Silicon Valley. Mereka mendapatan kesempatan untuk belajar ekosistem {start up} di Sillicon Valley, Amerika setelah berhasil meraih medali emas dari ajang YTECH 2019, Female Founders with Silicon Valley Mindset.

Pengembangan aplikasi OkeSayur berawal dari keprihatinan terhadap eksistensi pasar tradisional yang kian melemah karena perubahan gaya hidup modern. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UGM ini akhirnya menggagas pengembangan aplikasi yang dapat membantu masyarakat belanja sayur dan kebutuhan dapur. Namun, tetap menjaga kelestarian pasar-pasar tradisional.

Nindi beserta Nathanael Gavin dan Tommy Wahyu Yudialim dari Ilmu Komputer FMIPA yang merupakan perwakilan tim OkeSayur mengajukan start up OkeSayur dengan tagline More Than Just Shopping Groceries. Hingga saat ini aplikasi OkeSayur telah memiliki lebih dari 1.500 pengguna dan lebih dari 2.000 download.

 mahasiswa

2. Mesin Pencarian Kost dan Kontrakan Digital "Bibikost"

Mahasiswa Insitut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan sebuah platform pencarian kost dan kontrakan sesuai pilihan mahasiswa yang diberi nama Bibikost. Mereka adalah Stiffen Firdaus, Kharis Hidayat, Angga Nugraha, Ahmad Sudrajat, Jasmine, dan Kautsar Ibrahim.

Melalui mesin pencarian, mahasiswa dapat langsung menentukan kategori tertentu sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Sementara dalam tahap proses pengembangan, mahasiswa dapat melakukan transaksi di dalam sistem sehingga tidak perlu membawa uang cash dalam jumlah besar dan lebih terjamin keamanannya.

Mereka berhasil menyabet juara pertama Business Plan tingkat Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, serta menjadi juara pertama pada Business Plan tingkat Nasional yang diadakan oleh National Economics and Management Olympiad IPB. Mereka pun lolos dalam pendanaan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

3. Aplikasi "Timo": Titip Motor Atasi Parkir Ilegal

Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Timoteam berhasil menciptakan aplikasi pintar untuk jasa titip motor yang bernama “Timo: Titip Motor”. Mereka adalah Rakana Adian, Rakha Kahansa Putra, Jason Antonio Gunawan, dan Ziyan Muhammad Aqsha.

Aplikasi ini mengusung konsep sharing parking dengan mengoptimalisasi tanah di sekitar fasilitas publik seperti stasiun. Melalui aplikasi ini, pemilik lahan dapat menyewakan lahannya menjadi lahan parkir bagi pengendara motor.

Sistem kerja dari aplikasi Timo dibagi menjadi dua, yakni dari sisi pengendara motor dan pemilik lahan (mitra). Untuk pengendara motor diawali dengan registrasi pengguna yang dinamakan OSSU (One Shot Sign Up). Proses registrasi pun cepat, yaitu pengguna hanya memindai surat-surat berkendara.

mahasiswa

4. Perangkat "JUSTAP" Satu Kartu untuk Semua

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengantongi medali perunggu pada ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GemasTIK) ke-12. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Abyan Dzaka, Ayas Faikar Nafis, dan Dhafa Hikmawan yang tergabung dalam Tim Jastep.

JUSTAP memiliki lima fitur yang siap digunakan. Kelima fitur tersebut yaitu fitur membuka pintu, presensi, pendaftaran pasien rumah sakit, check-in tiket, dan transaksi. Pengguna hanya perlu menempelkan e-KTP pada JUSTAP.

Perangkat ini dilengkapi fitur verifikasi wajah yang sangat akurat, yakni mencapai 99,5%. Segala aktivitas akan terekam dan tercatat secara otomatis. Alat ini pun telah siap dikomersialkan dengan biaya produksi yang sangat terjangkau.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini