Resmi Terpilih, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama di ITB

Rizqa Leony Putri , Okezone · Sabtu 09 November 2019 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 09 65 2127805 resmi-terpilih-reini-wirahadikusumah-jadi-rektor-perempuan-pertama-di-itb-UHERx5tuG1.jpg Rektor ITB Reini Wirahadikusumah (Foto: Instagram ITB)

JAKARTA - Prof. Reini Wirahadikusumah MSCE, Ph.D., resmi terpilih sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2020-2025. Keputusan tersebut ditetapkan kemarin oleh Majelis Wali Amanat (MWA) ITB.

Penetapan tersebut merupakan hasil Sidang Pemilihan dan Penetapan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Sidang itu pun turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Baca juga: Saingi Produk Impor, Mahasiswi ITB Bikin Startup Produk Kesehatan Alami

Ketua MWA ITB Yani Panigoro mengatakan, terpilihnya Prof. Reini sebagai rektor menjadikan sejarah tersendiri bagi ITB. Pasalnya ini merupakan kali pertama seorang perempuan menjadi Rektor ITB.

"Sidang berjalan dengan lancar dan semua sepakat bahwa yang terpilih adalah Prof. Reini Wirahadikusumah," ujar Yani, seperti dikutip dari situs resmi ITB, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Yani, ke depannya rektor terpilih akan berkolaborasi dari sisi gagasan-gagasan yang telah diberikan oleh Calon Rektor ITB Prof. Jaka Sembiring dan Prof. Kadarsah Suryadi untuk kemajuan ITB dan Indonesia.

rektor

Dirinya pun berharap terpilihnya Prof. Reini sebagai Rektor ITB untuk lima tahun ke depan, akan membawa perubahan lebih baik bagi ITB. Sehingga kedepannya ITB dapat menjadi lebih baik lagi dan Indonesia menjadi lebih hebat.

"Ketiga calon sudah melalui berbagai proses baik dari panel ahli, debat publik, komunikasi secara terbuka dengan sivitas akademika ITB, dan paparan di Sidang Tertutup di MWA ITB. Semuanya sudah tahu bagaimana gagasan-gagasan dari Calon Rektor. Khususnya dengan Mendikbud, para calon juga sudah melakukan wawancara khusus," jelas Yani.

Reini Wirahadikusumah sendiri merupakan seorang Guru Besar pada Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB. Setelah terpilih, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaan yang telah diberikan.

Reini mengatakan, selama ini di kepemimpinan rektor-rektor sebelumnya budaya inovasi telah berkembang di ITB. Menurutnya, sebuah perguruan tinggi sangat penting memiliki budaya inovasi agar terus relevan dengan perkembangan zaman.

"SDM di ITB banyak dan kami siap untuk melakukan inovasi-inovasi karena budaya inovasi sudah ada di ITB," ujar Reini.

ITB'

Menteri Nadiem pun berpesan bahwa ITB ke depannya harus dapat menyesuaikan dengan perubahan yang akan terjadi. Sementara itu, rektor terpilih pun harus berkolaborasi supaya ITB dapat menjadi lebih baik. Oleh karena itu, diharapkan rektor terpilih dapat berani mengambil keputusan, berani mengambil langkah-langkah yang tegas, dan bisa beradaptasi dengan cepat.

Sebagai informasi. MWA telah melaksanakan proses Pemilihan Rektor ITB sejak Agustus 2019. Pada proses tersebut, terdapat 34 pendaftar, 5 dari luar kampus, dan 29 dari dalam kampus ITB. Selanjutnya, ditetapkan 30 nomine oleh tim panel ahli yang kemudian dipilih menjadi 10 Bakal Calon Rektor. Akhirnya, ditetapkan menjadi 3 Calon Rektor ITB melalui Sidang di Senat Akademik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini