nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Dimakan Anjing Usai Dibuang Ibu Berusia 19 Tahun di Taiwan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 21:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 12 18 2128943 bayi-dimakan-anjing-usai-dibuang-ibu-berusia-19-tahun-di-taiwan-rQHq5USyhP.jpg Ilustrasi. (Foto/Shutter Stock)

KAOHSIUNG - Polisi di Taiwan menemukan tulang bayi yang mereka duga telah digerogoti sampai mati dan dimakan oleh anjing-anjing liar, menurut laporan.

Melansir Daily Mail, Selasa (12/11/2019) bayi yang baru lahir itu dimasukkan ke dalam kantong plastik dan ditinggalkan di gurun oleh ibunya yang berusia 19 tahun. Insiden itu terjadi di Kaohsiung di Taiwan selatan.

Ibu anak itu, yang dikenal dengan nama samarannya Xiao Mei, dilaporkan menderita penyakit mental dan dia dirawat oleh Biro Urusan Sosial setempat.

Baca juga: Kronologi Ibu di Palembang Tega Masukkan Bayi ke Mesin Cuci

Baca juga: Ingin Beli HP dan Tak Bisa Bayar Utang, Ibu Ini Rela Jual Bayi Kembarnya

Menurut outlet berita Taiwan SETN, Xiao Mei melahirkan putranya pada 8 Oktober dan diduga membuangnya pada hari itu juga.

Ibu itu membawa bayinya ke gurun dengan mengendarai sepeda bersama ayah bocah itu yang berusia 28 tahun, yang dikenal dengan nama samarannya Xiao Li, lapor SETN mengutip stasiun TV Taiwan EBC.

Xiao Mei mengenal Xiao Li secara daring dan pasangan itu dikatakan kekurangan uang. Mereka tinggal di sebuah apartemen sewaan di Distrik Siaogang, Kaohsiung.

Pasangan itu kemudian dilaporkan melarikan diri ke Taiwan tengah dan bersembunyi di kafe internet selama hampir sebulan tanpa pernah keluar.

Pekerja sosial memanggil polisi setelah gagal menemukan wanita muda itu. Polisi kemudia melacak pasangan itu.

Setelah bertemu dengan Xiao Mei, petugas memperhatikan bahwa perutnya yang sedang hamil sudah menghilang.

Mereka bertanya padanya tentang keberadaan bayinya, dan dia mengatakan kepada mereka bahwa dia membuang bayi itu pada hari yang sama ketika dia dilahirkan, lapor The Central News Agency.

Polisi lalu pergi ke gurun dekat rumah pasangan itu dan menemukan tulang-tulang yang diyakini berasal dari bocah itu.

Petugas mengatakan kepada wartawan bahwa anak itu mungkin telah mati setelah digerogoti anjing liar. Mayatnya kemudian dimakan oleh anjing-anjing itu, tambah polisi.

Dia mungkin kelaparan atau beku sampai mati, atau terbunuh setelah jatuh ke tanah, kata para petugas. Kasus ini masih diselidiki oleh polisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini