nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Kembangkan Robot Lunak, Penampakannya seperti Apa?

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 06:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 12 65 2129021 china-kembangkan-robot-lunak-penampakannya-seperti-apa-ZsIsG42xft.jpg Robot Lunak (Foto: China Daily)

JAKARTA - Para peneliti di Universitas Tianjin telah mengembangkan jenis robot terbaru yang menggabungkan elektronik fleksibel dengan tetesan cair. Ini menjadi robot bertubuh lunak pertama di dunia dan diharapkan menjadi penanda kemajuan yang menjanjikan di bidang pengembangan industri elektronik fleksibel dan peralatan medis implan.

Robot ini terinspirasi oleh organisme biologis yang memiliki mekanik lunak dan selalu siaga dengan kekuatan eksternal, tetesan cairan dengan fungsi elektronik fleksibel dan teknik menggunakan tetesan sebagai pembawa untuk perangkat fleksibel seperti ubur-ubur.

 Baca Juga: Tebak, Ini Burung Sungguhan atau Robot?

Dikutip dari China Daily, Rabu (13/11/2019), mereka memiliki mekanisme yang sama dengan organ lunak dan memasok fungsi-fungsi canggih yang telah diperlihatkan untuk merasakan, menampilkan, menghitung, dan menyimpan energi.

Pasalnya, penelitian yang dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Profesor Huang Xian dari Departemen Instrumen Presisi Universitas Tianjin ini, baru saja diterbitkan dalam sebuah jurnal sains.

Dibandingkan dengan robot lunak yang ada saat ini, terutama yang masih mengandalkan komponen dan sirkuit kaku, robot baru yang sepenuhnya didasarkan pada hal-hal lunak memiliki keuntungan bahwa ia dapat menahan deformasi besar melalui pergeseran bentuk yang dapat dibalik.

 Baca Juga: Penyerapan Tenaga Kerja Turun karena Manusia Mulai Digantikan Robot

Apalagi tetesan cairan juga dapat meningkatkan mobilitas elektronik fleksibel, yang memungkinkan perangkat fleksibel untuk melakukan tugas di berbagai lokasi dan lingkungan.

Ini juga menampilkan persepsi otonom dan kemampuan kontrol, memungkinkan aplikasi potensial dalam pemantauan lingkungan, analisis molekul, penilaian obat, dan sintesis kimia.

 Industri 4.0

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini