nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilot Berdokumen Palsu Dituding Sebagai Penyebab Kecelakaan Pesawat yang Tewaskan 50 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 21:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 18 2130026 pilot-berdokumen-palsu-dituding-sebagai-penyebab-kecelakaan-pesawat-yang-tewaskan-50-orang-UDPMg9dnDl.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

MOSKOW – Sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan 50 orang di bandara Kazan, Rusia pada 2013 disebabkan oleh kesalahan pilot, yang salah satunya memperoleh izin terbang dengan dokumen palsu. Hal itu terungkap dalam hasil penyelidikan tim investigator Rusia yang disampaikan pada Kamis.

Pesawat Boeing 737-500 nahas itu dioperasikan oleh Tatarstan Airlines, sebuah maskapai yang sekarang sudah tidak beroperasi dan izinnya dicabut oleh Badan Transportasi Udara Federal Rusia, Rosaviatsiya.

Pesawat yang bertolak dari Moskow itu telah berusaha untuk membatalkan pendaratannya ketika menukik ke landasan pacu dan terbakar. Seluruh 44 penumpang dan 6 awak pesawat itu tewas dalam kecelakaan tersebut.

Korban yang tewas termasuk putra presiden provinsi kaya minyak Tatarstan dan pimpinan regional dari dinas intelijen FSB. Korban tewas juga termasuk dua orang asing, seorang warga negara Inggris dan seorang warga Ukraina.

Pada Kamis, Komite Investigasi Rusia mengatakan dalam pernyataanya bahwa pihaknya telah menyelesaikan penyelidikan atas kecelakaan itu dan mengatakan bahwa kesalahan pilot adalah penyebabnya.

Komite mengatakan bahwa komandan pesawat, Rustem Salikhov, tidak memiliki keterampilan sebegai pilot yang memadai dan telah melakukan serangkaian kesalahan seperti yang dilakukan co-pilot Viktor Gutsul. Dikatakan bahwa Salikhov telah memperoleh lisensi pilotnya menggunakan dokumen palsu.

"Salikhov, yang tidak memiliki pengetahuan dasar, keterampilan, dan pengalaman sebagai pilot, mulai melakukan penerbangan udara penumpang sebagai pilot," katanya sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (14/11/2019).

Komite Investigasi mengatakan bahwa pihaknya telah menuntut Valery Portnov, wakil direktur umum dari Tatarstan Airlines saat itu, yang katanya telah menyerahkan dokumen Salikhov yang berisi informasi palsu pada 2009. Dikatakan dia didakwa melanggar peraturan keselamatan lalu lintas udara yang mengakibatkan kematian dua orang atau lebih.

Kepala daerah Rosaviatsiya saat itu di Tatarstan, Shavkat Umarov, didakwa dengan kelalaian.

Kazan, yang berjarak 800 km (500 mil) timur Moskwa, adalah ibu kota dari wilayah Tatarstan yang mayoritas penduduknya Muslim.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini