nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Media Korut Sebut Mantan Wapres Presiden AS "Anjing Gila yang Hampir Mati"

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 15:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 15 18 2130334 media-korut-sebut-mantan-wapres-presiden-as-anjing-gila-yang-hampir-mati-eKAD09QoCe.jpg Mantan Wapres AS, Joe Biden. (Foto: Reuters)

SEOUL - Media pemerintah Korea Utara pada Jumat melancarkan serangan pribadi terhadap mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden karena memfitnah pemimpinnya, Kim Jong-un. Media Korea Utara menyebut kandidat presiden dari Partai Demokrat itu sebagai "anjing gila" yang perlu disuntik mati.

Kantor berita resmi KCNA tidak mengatakan bagaimana Biden telah menghina pemimpin Kim Jong Un, tetapi calon presiden 2020 telah mengkritik kebijakan Presiden AS Donald Trump terhadap Pyongyang, mengatakan bahwa Trump sedang memanjakan seorang diktator yang kejam.

BACA JUGA: Media Korea Utara Sebut Mantan Wapres AS "Dungu" dan "Ber-Iq Rendah"

Dengan ejaan nama Biden yang salah, KCNA mengatakan mantan wakil presiden itu menunjukkan tanda-tanda "tahap akhir demensia", dan "waktunya telah tiba baginya untuk meninggalkan hidupnya".

"Orang seperti itu memiliki keberanian untuk berani memfitnah martabat kepemimpinan tertinggi DPRK," menggunakan nama resmi Korut, Republik Rakyat Demokratik Korea.

"Itu adalah upaya terakhir dari anjing rabies yang mempercepat kematiannya," kata KCNA sebagaimana dilansir Reuters. “Anjing-anjing gila seperti Baiden dapat melukai banyak orang jika mereka diizinkan berlari. Mereka harus dipukuli sampai mati dengan tongkat, sebelum terlambat.”

BACA JUGA: Mantan Dubes AS Sebut Trump Ingin Ukraina Selidiki Joe Biden

Sebaliknya, Korea Utara memuji "hubungan pribadi yang erat" antara Kim Jong-un dan Presiden AS, Donald Trump karena menyelamatkan hubungan kedua negara dari pola permusuhan yang destruktif. Kedua pemimpin telah bertemu tiga kali untuk membahas peningkatan hubungan dan mengakhiri program senjata nuklir Korea Utara.

Ini merupakan serangan pribadi kedua dari Korea Utara terhadap Biden. Pada Mei, Pyongyang menyebut pria berusia 76 tahun itu “dungu” karena mengkritik Kim Jong-un.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini