nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perawat Curi Cincin Berlian Seharga Rp111 Juta dari Pasien yang Sudah Meninggal

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 09:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 15 18 2130504 perawat-curi-cincin-berlian-seharga-rp111-juta-dari-pasien-yang-sudah-meninggal-3SEDzyg8SC.jpg Ilustrasi Foto/Reuters

ARKANSAS – Seorang suster di Arkansas ditangkap karena mencuri cincin berlian dari pasien yang sudah meninggal lalu menjualnya ke pegadaian.

Pihak berwenang membawa Lisa Darlene Glaze ke tahanan dan menuduhnya telah melakukan tindak pidana pencurian. Ia terancam hukuman penjara hingga 10 tahun penjara.

Lisa juga menghadapi tuduhan pelanggaran ringan atas pemindahan yang tidak sah atas harta curian ke pegadaian dengan maksimum satu tahun penjara.

The Sentinel-via Daily Mail, Jumat (15/11/2019) Record melaporkan bahwa Gloria Robinson mengalami keadaan darurat medis pada 16 Oktober dan dipindahkan ke CHI St. Vincent Hot Springs di mana dia dinyatakan meninggal.

Baca juga: Wanita Ini Gigit Penis Pacar karena Curiga Kekasihnya Goda Wanita Lain

Baca juga: Seorang Pembunuh Klaim Telah Jalani Hukuman Seumur Hidup karena Mengalami Mati Suri

Setelah itu, barang-barang pribadi Robinson diberikan kepada suami dan saudara perempuannya yang memperhatikan bahwa tiga cincinnya hilang.

Foto/Daily Mail

Kakak Robinson dilaporkan mendekati Glaze untuk bertanya di mana cincin itu berada, tetapi Glaze tidak menjawabnya dan berjalan pergi.

Dua hari kemudian, keluarga korban berada di Rumah Pemakaman Fuller Hale Selatan di Pine Bluff di mana mereka menerima tas berisi dua cincin Robinson.

Cincin ketiga, sebuah berlian marquis tunggal yang dipotong dengan cincin emas, masih hilang dan polisi mengatakan itu terputus dari jari Robinson.

Sementara itu, Glaze diduga menjual cincin emas solitaire, berlian solitaire di Hot Springs Classic Guns and Pawn seharga USD45 (sekira Rp635ribu).

Pegawai toko pegadaian yang menyelesaikan transaksi memberi tahu pihak berwenang setempat bahwa penjual, yang diidentifikasi sebagai Glaze, memberikan SIM pada saat itu.

Ketika diperlihatkan foto Glaze oleh petugas, karyawan pegadaian mengkonfirmasi bahwa adalah orang yang menjual perhiasan itu.

Petugas lalu mengunjungi pegadaian sekitar untuk memotret cincin itu dan mengirimkannya ke keluarga Robinson.

Baik suami korban dan saudara perempuannya mengkonfirmasi bahwa cincin itu milik Robinson.

Kakak Robinson mengambil cincin itu dari pegadaian sebelum dinilai dan mengetahui cincin 1,7 karat itu bernilai sekitar USD7,946 (sekira Rp111 juta).

Surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk Glaze segera setelah itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini