nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Teknologi Temuan Mahaiswa, Ada Pendeteksi Kapal Ilegal

Hairunnisa, Jurnalis · Minggu 17 November 2019 06:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 16 65 2130700 sederet-teknologi-temuan-mahaiswa-ada-pendeteksi-kapal-ilegal-rDzK9o2JPO.jpg Ilustrasi Mahasiswa. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Banyak mahasiswa yang telah menciptakan berbagai teknologi. Mulai dari menciptakan teknologi baru, ada pula yang mengembangkannya menjadi suatu aplikasi yang peruntukannya untuk membantu masyarakat.

Berikut ini beberapa teknologi yang di temukan dan juga yang berhasil dikembangkan mahasiswa, seperti yang rangkum Okezone, Minggu (17/11/2019).

1. Smart-Belts Mahasiswa UI

Tiga Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) merancang Smart-Belts yang merupakan sebuah alat terobosan baru yang dapat disematkan ke dalam sabuk pengaman pesawat udara guna meningkatkan keamanan penumpang maskapai penerbangan.

Baca Juga: Pelajari Astronomi, Ini 5 Fakta Venus si Kembaran Bumi

Smart-belts memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) yang mampu mencatat keberadaan dan identitas penumpang serta parameter lainnya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai posisi penumpang yang tidak mampu menyelamatkan diri kepada tim evakuasi.

2. Aplikasi m-Health Untuk Mengurangi Angka Kematian Anak-Ibu

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) tengah mengembangkan aplikasi m-Health bagi Bidan dan Kader. Program ini dilakukan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

Penelitian

Hal ini didasarkan pada tingginya angka kesakitan dan kematian ibu dan anak yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat. mHealth merupakan aplikasi dalam bentuk formulir yang menggunakan platform Open Data Kit (ODK) berbasis android.

Baca Juga: Ciptakan Pegar, Peneliti Utama Balitbang PUPR Dapat Gelar Profesor

Aplikasi ini dilengkapi dengan pengembangan teknologi informasi tepat guna (mobile data collection) yang digunakan oleh kader dan bidan. Tujuannya untuk membantu kader dan bidan dalam mengumpulkan data di lapangan dan mengelola program kesehatan.

3. Radar Deteksi Kapal Asing Ilegal

Kelompok Keahlian (KK) Teknik Telekomunikasi di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB (STEI ITB) berhasil menciptakan teknologi radar pasif. Teknologi ini bisa mendeteksi adanya pesawat asing yang melewati batas negara secara ilegal.

Saat ini sistem yang diciptakan bekerjasama dengan PT. LAPI ITB dan Balitbang Kementerian Pertahanan RI tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum dikomersialkan.

Namun akan diuji coba bersama dengan Komando Pertahanan Udara Nasional. Radar tersebut merupakan singkatan dari Radio Detection and Ranging yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu radar aktif dan radar pasif. Perbedaan dari kedua radar tersebut terletak pada cara mendeteksi target, di mana radar aktif dapat memancarkan sinyal sendiri sedangkan radar pasif hanya berperan sebagai receiver atau penerima sinyal.

4. Teknologi Mikrofilter Mengurangi Limbah Plastik

Tiga Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan teknologi mikrofilter untuk mengurangi kandungan mikroplastik dalam air limbah. Mereka adalah Michael Ahli Teknik Perkapalan, Virginia Avrilla Teknik Lingkungan, dan Jilan Athaya Lubis Teknik Lingkungan.

Tiga Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan teknologi mikrofilter untuk mengurangi kandungan mikroplastik dalam air limbah. Mereka adalah Michael Ahli Teknik Perkapalan, Virginia Avrilla Teknik Lingkungan, dan Jilan Athaya Lubis Teknik Lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini