nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Kepala Pertahanan Rajapaksa Menangi Pemilihan Presiden Sri Lanka

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 18 November 2019 12:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 18 18 2131193 mantan-kepala-pertahanan-rajapaksa-menangi-pemilihan-presiden-sri-lanka-IHRwn0DqFp.jpg Gotabaya Rajapaksa. (Foto: Reuters)

COLOMBO - Mantan kepala pertahanan Sri Lanka pada masa perang, Gotabaya Rajapaksa telah memenangi pemilihan presiden yang telah memecah etnis negara Asia selatan itu.

Hasil resmi menunjukkan Rajapaksa, 70 tahun, mendapatkan 52,25% suara, unggul dari saingannya Sajith Premadasa sudah mengakui kekalahannya. Rajapaksa adalah pemenang yang jelas di wilayah mayoritas Sinhala sementara Premadasa mendapat skor lebih baik di wilayah utara yang didominasi etnis Tamil.

BACA JUGA: Korban Tewas Serangan Bom Sri Lanka Capai 359, Polisi Tahan 18 Orang Lagi

Pemilihan ini adalah yang pertama di Sri Lanka sejak serangan teroris Minggu Paskah yang mematikan.

Saudara dari mantan Presiden Mahinda Rajapaksa itu telah memposisikan dirinya sebagai tokoh kuat yang dapat menjamin keamanan orang-orang Sri Lanka. Dia adalah sosok yang sangat kontroversial di antara lebih dari dua juta warga etnis Tamil di negara itu.

Dia dan Mahinda memimpin militer Sri Lanka untuk mengalahkan pemberontak Macan Tamil pada 2009, mengakhiri perang selama puluhan tahun di mana sedikitnya 100.000 orang tewas.

Beberapa wartawan yang mengkritik pemerintah ketika Mahinda Rajapaksa memimpin Sri Lanka dari 2005-2015 diculik, disiksa, dan dibunuh. Ribuan orang, terutama dari etnis Tamil, lenyap dalam apa yang disebut sebagai penghilangan paksa.

Suara tampaknya sangat terbagi antara mayoritas Budha dari etnis Sinhala dan minoritas Tamil, pemeluk Hindu dan kelompok Muslim, menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan rekonsiliasi Sri Lanka yang tetap terpolarisasi dari garis etnis dan agama, satu dekade setelah berakhirnya perang sipil yang pahit.

Setelah kemenangannya, Rajapaksa menyerukan persatuan di negara itu.

"Adalah tugas saya untuk melayani semua warga Sri Lanka tanpa diskriminasi ras atau agama," katanya sebagaimana dilansir BBC. "Saya berjanji untuk melaksanakan tugas saya dengan adil."

BACA JUGA: Presiden Sri Lanka Lengser Setelah 10 Tahun Berkuasa

Premadasa, yang memperoleh 42% suara, mengakui kekalahannya ketika hasil parsial menunjukkan Rajapaksa pasti akan muncul sebagai pemenang.

"Merupakan hak istimewa saya untuk menghormati keputusan rakyat dan memberi selamat kepada Gotabaya Rajapaksa atas pemilihannya sebagai presiden ketujuh Sri Lanka," kata Premadasa.

Jumlah pemilih adalah 83,7%, kata komisi pemilihan. Rajapaksa akan dilantik pada upacara resmi pada Senin.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini