Dua Politisi Australia Dilarang Masuk China karena Mengkritik

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 18 November 2019 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 18 18 2131277 dua-politisi-australia-dilarang-masuk-china-karena-mengkritik-x2EiMHC5N9.jpg Bendera China-Australia. (Foto/Reuters)

Tidak lama setelah artikel itu diterbitkan, kedutaan Cina di Australia mengatakan artikel itu mengkhianati "mentalitas Perang Dingin dan bias ideologis".

Paterson juga mengkritik China, dan telah mengangkat keprihatinan tentang kekerasan di Hong Kong.

"Hong Kong adalah salah satu tempat paling menakjubkan di dunia dan apa yang terjadi di sana adalah tragedi dan saya percaya Partai Komunis [China] memikul tanggung jawab untuk itu," katanya kepada stasiun televisi Australia ABC.

Pemerintah Australia telah mengkritik China karena catatan hak asasi manusianya pada beberapa kesempatan tahun ini. Secara khusus, anggota parlemen telah mengangkat dugaan penahanan massal komunitas Uighur di Xinjiang.

Pada Minggu 17 November 2019, Menteri Luar Negeri Marise Payne mengemukakan "keprihatinan yang kuat" tentang laporan New York Times yang mengatakan telah memperoleh dokumen China yang bocor yang merinci tindakan keras terhadap kelompok minoritas Muslim di Xinjiang.

"Kami secara konsisten menyerukan agar China menghentikan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Uighur dan kelompok lainnya," kata Payne dalam sebuah pernyataan. 

Hubungan diplomatik antara kedua negara telah mengalami ketegangan dalam beberapa tahun terakhir. Pada hari Senin, surat kabar Australia melaporkan bahwa program kerja sama hak asasi manusia telah ditangguhkan pada bulan Agustus.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini