nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menlu Retno Blak-Blakan soal Tingkat Kepuasan Presiden Jokowi terhadap Menterinya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 18 November 2019 16:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 18 18 2131349 menlu-retno-blak-blakan-soal-tingkat-kepuasan-presiden-jokowi-terhadap-menterinya-BS83NyLk8t.jpeg Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (Foto: Okezone/Dede Kurniawan)

JAKARTA – Setelah lima tahun berada di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi memiliki kesan tersendiri terhadap atasannya itu. Kesan positif itu mungkin menjadikan Retno menjadi lebih mudah bekerja dengan Presiden Jokowi setelah kembali dipercaya sebagai menteri luar negeri dalam Kabinet Indonesia Maju.

“Beliau (Presiden Jokowi) itu orangnya serius tapi tidak bikin orang takut,” kata Menlu Retno menjawab pertanyaan tersebut dalam wawancara dengan Okezone.

BACA JUGA: Kembali Dipercaya Pimpin Kemlu RI, Menlu Retno Dapat Pesan Khusus dari Presiden Jokowi

“Beliau itu kalau bekerja serius dan menagih. Kadang-kadang kalau kita memberi pekerjaan, kita terus lupa, biasanya nggak di kontrol... Tetapi kalau beliau memberi tugas, dipantau, karena beliau orang lapangan, jadi beliau tahu mana yang dikerjakan mana yang tidak dan sebagainya. Jadi nggak bisa ngibul-lah.” Bagi Menlu Retno, Presiden Jokowi juga merupakan sosok yang tegas, meski juga sering bercanda.

Menlu Retno mengatakan bahwa setelah menjabat sebagai menteri negara selama satu periode, dia bisa mengetahui saat presiden puas dengan pekerjaan menteri-menterinya dan kapan perlu ada perbaikan yang dilakukan. Menurutnya, hal itu juga dikarenakan tutur khas orang Jawa yang dimilikinya dan Presiden Jokowi.

“Beliau punya cara untuk meminta, beliau kan orang Jawa, dan kami, paling tidak saya, tahu kapan beliau puas sekali, kapan beliau punya catatan, yang merupakan (hal yang) normal, tanpa perlu (beliau) mengatakan itu.

“Saya sudah tahu ‘ohh... Pak Presiden sudah tanda-tandanya, oh... ini saya sudah tahu harus di-adjust, harus diganti nih karena kayanya belum pas nih sama maunya (Presiden)’,” lanjutnya.

“Kalau dengan saya, membaca bahasa tubuhnya beliau, saya sudah tahu Presiden (sudah) pas dengan apa yang kita lakukan. Itu berarti sudah sejalan yang ditugaskan dengan beliau, atau (jika) masih belum puas, harus ditambahkan... itu tanpa beliau bicara aku paham.”

BACA JUGA: Kruntelan, Cara Menlu Retno Tetap Harmonis Bersama Keluarga di Tengah Kesibukan

Dia juga mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi juga berlaku sama seperti biasa saat berada di forum-forum di internasional: tegas dan selalu bicara langsung ke intinya.

“Presiden Jokowi di pertemuan internasional tidak bicara panjang, tapi sangat sistematis: poin satu, dua tiga... ya seperti pidato di sini (Indonesia); selalu singkat tapi tajam.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini