nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tanda Kamu Stres karena Tugas Kuliah, Jerawatan hingga Kurang Tidur

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 18 November 2019 16:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 18 65 2131315 5-tanda-kamu-stres-karena-tugas-kuliah-jerawatan-hingga-kurang-tidur-xS3d9YGFW7.jpg Mahasiswa (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Jika kamu sedang berada di tingkat akhir perkuliahan, pasti kamu sekarang sedang mengalami setres berat akibat menumpuknya tugas, ujian-ujian, belum lagi skripsi. Bagian terburuknya adalah, kita begitu termakan oleh hal-hal yang membuat kita stres sehingga kita tidak memperhatikan dampak buruknya terhadap kesehatan mental dan fisik kita.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda yang kamu alami dan cara mengatasinya, menurut hercampus.com, Senin (18/11/2019).

Baca Juga: 4 Cara Mahasiswa Baru Beradaptasi, Anti Deg-degan di Kampus

1. Alami Jerawat

Jika di wajah kamu ada jerawat yang di akibatkan oleh setres berat. Maka pergilah ke salon kecantikan dan rawatlah kulitmu. Kalau kamu tidak ada waktu maka pakaikanlah pelembab pada wajah dan muka. Bersihkan wajahmu setiap malamnya. Jangan biarkan setres beratmu membuat kamu terganggu dalam mengerjakan tugas.

2. Sering mengalami tegang otot

Ketika setres melanda kamu pasti sering mengalami tegang pada otot. Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu cukup menyisakan waktu untuk istirahat yang cukup untuk merekflesikan kembali otot-otot yang tegang. Kalau kamu punya uang, kamu bisa mengikuti pelatihan yoga, karena olahraga ini akan membantu melemaskan dan melenturkan kembali otot-otot yang tegang.

stres

3. Sering mengeluh

Pasti kamu sering mengeluh kepada teman dekatmu atau pada orang tuamu, tentang banyaknya kesibukan dan lelahnya tubuh. Jika kamu sering mengalami ini, yang diperlukan adalah mengurangi berbagai kegiatan yang ada, seperti ekstrakulikuler, berbagai pameran yang di selenggarakan di kampus, dll. Hal ini dapat mengurangi beban tugas yang ada.

4. Kurangnya tidur

Setres dapat mengurangi waktu tidur kita. Misalnya kita mengalami insomnia akibat setres yang melanda atau kita kurang tidur dari jam normal untuk istirahat. Jika kamu mengalami hal seperti ini, kamu bisa berlari-lari kecil dan juga menelepon seorang teman. Hal ini dapat mengeluarkan rasa kantuk dalam tubuh.

Baca Juga: 5 Tips untuk Calon Mahasiswa Baru yang Wajib Diketahui, Harus Bisa Bersosialisasi

5. Tidak bernapas dengan benar

Ketika kita stres, kita cenderung menegangkan bahu dan leher kita dan menggunakannya saat bernapas lalu mengirimkan sinyal ke tubuh kita untuk meningkatkan denyut jantung yang bahkan menimbulkan lebih banyak stres. Sebagai gantinya, kita harus memanfaatkan perut dan diafragma kita dan menghembuskannya ke luar, lalu kita lakukan hal yang sama ketika menghirup udara. Inilah

Karena bernafas adalah sesuatu yang kita lakukan tanpa berpikir, mungkin sulit untuk mengubahnya tetapi itu bisa terjadi dengan fokus dan latihan. Tanda fisik stres adalah kurang oksigen dalam darah, dan satu-satunya cara untuk mendapatkan kembali oksigen adalah bernapas dengan dalam dan lebih fokus.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini