nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

35 Petak Bangunan di Abepura Ludes Terbakar

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 20:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 20 340 2132434 35-petak-bangunan-di-abepura-ludes-terbakar-yzqGnp5ddf.jpg Kebakaran di Abepura (Foto : Okezone.com/Edy Siswanto)

JAYAPURA - Sekira 35 petak bangunan, berupa kos-kosan, kios dan rumah warga termasuk satu bangunan apotik di komplek Kali Acai, Kelurahan Yobe Distrik Abepura malam ini ludes terbakar.

Kebaran yang yerjadi sekira 18.30 WIT ini diduga terjadi akibat kelalaian seorang penjual bensin eceran yang sedang menuangkan bensin kedalam jerigen yang ternyata bersebelahan dengan lilin. Api dengan cepat menjalar hingga meluluhlantahkan 35 kios dan rumah warga termasuk satu bangunan apotik.

Tujuh mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dibackup mobil Water Cannon milik Polda Papua dikerahkan untuk memadamkan api.

Ilustrasi

Kerumunan warga yang hendak melibat kejadian ini membuat upaya pemadaman terganggu. Puluhan aparat Brimib BKO Polda Papua turut diturunkan untuk mengatur kerumunan warga yang menghambat jalur mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah petugas berjibaku melawanbkobaran api.

Wakil Walikota Jayapura, H. Rustan Saru yang tiba dilokasi mengaku kejadian tersebut telah dua kali terjadi di lokasi yang sama.

"Ini sudah dua kali ya, pebyebabnya karena adanya penjual bensin eceran, meski krnologis lengkapnya kami belum tahu," kata Wakil Walikota, Rabu (20/11/2019) malam.

Baca Juga : Soal Wacana Evaluasi Pilkada Langsung, Wapres: Dengarkan Pendapat Publik

Dikatakan, pihaknya saat ini masih fokus untuk memadamkan api, melakukan pendataan para korban dan posko darurat.

"Setelah selesai dipadamkan, kita akan data semua korban dulu, nanti kita akan bangun posko darurat untuk semua korban," katanya.

Sementara agar tidak terulang permasalahan yang sama, Wakil Walikota menyarankan kedepan tidak ada lagi penjualan bensin eceran menggunakan botol. Namun lebih modern dengan adanya Pertamini.

"Itu lebih aman, tidak kayak yang dibotol, yang membahayakan warga di sini," ujarnya.

Pantauan dilapangan, api berhasil dipadamkan sekitar 20.30 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini