nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kreasikan Hasil Pertanian Jadi Kudapan, dari Ceplukan sampai Kuaci

Hairunnisa, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 18:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 65 2132364 kreasikan-hasil-pertanian-jadi-kudapan-dari-ceplukan-sampai-kuaci-mcq8hOWxwl.jpeg Dr Budi Waluyo. (Foto: Okezone.com/Universitas Brawijaya)

JAKARTA - Universitas Brawijaya berhasil melakukan penelitian pengelolaan tanaman asli Indonesia yang diolah menjadi produk makanan dan minuman. Penelitiannya ini menghasilkan sebuah tanaman yang bermanfaat bagi obat mata.

Tanaman yang dipilih sebagai objek penelitian ini adalah tanaman yang memang sudah ada di tengah-tengah masyarakat tetapi tidak dibudayakan secara intensif dan belum menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga: Kenalkan 3 Dokter Jebolan Unibraw dengan Nilai Cumlaude

Oleh sebab itulah Budi mengelola tanaman tersebut untuk diteliti bersama mahasiswanya. Penelitian ini dilakukan dengan konservasi sumberdaya genetik tanaman asli Indonesia, yaitu bunga telang, ceplukan, dan kuaci.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pendekatan tentang pemanfaatan tanaman tersebut dengan melibatkan masyarakat. Sehingga dari pendekatan inilah akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, mengelola tanaman tersebut agar genetiknya bisa dijadikan bahan riset.

Baca Juga: Di Depan Mahasiswa, Sandiaga Uno Beri 3 Kunci Sukses Berbisnis

"Sebenarnya saya mengelola tanaman - tanaman asli Indonesia bukan hanya dari malang saja melainkan saya juga mengelola ceplukan dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Saya punya koleksi ceplukan dari seluruh Indonesia dan saya teliti bagaimana genetiknya, mahasiswa saya libatkan untuk memanfaatkan berbahan genetik ini untuk penelitian dan skripsi. Selain itu, saya juga menantantang mereka agar ceplukan ini bisa dijadikan sebagai produk dan dari hasil itu lahirlah chipbar kemudian kismis dari ceplukan,"kata Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) Dr. Budi Waluyo, SP., MP.,seperti yang dilansir dari laman UB, Rabu (20/11/2019).

Hasil penelitian ini akan dikolaborasikan dengan para produk luar seperti susu dari Pisum sativum L. Selain itu, ternyata budi masih memiliki berbagai bahan penelitian lain, sayangnya penelitian tersebut masih dalam tahap dikembangkan.

"Pada intinya dalam penelitian ini tidak hanya bagaimana melakukan konservasi tetapi juga memberikan manfaat produknya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini