nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kampus 7 Staf 'Milenial' Presiden, dari Oxford hingga Harvard

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 21 65 2132872 kampus-7-staf-milenial-presiden-dari-oxford-hingga-harvard-R8lbLc2rTN.jpg Staff Khusus Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah mengenalkan 7 nama staf khusus kepresidenan yang baru di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019). Nama-nama ini diisi kalangan milenial.

Prestasi dari staf khusus kepresidenan ini sangat mengesankan, salah satunya diantaranya lulusan pesantren. Berikut adalah daftar pendidikan 7 staf presiden yang dirangkum oleh okezone:

 Baca juga: Perjuangan Angkie Pelajari Infrastruktur Disabilitas, Sempat Gagal Raih Beasiswa

1. Adamas Belva Syah Devara, usia 29 tahun, telah menyelesaikan S2 gandanya di Harvard University dan Standford University, sekarang menjabat sebagai CEO Ruang Guru.

 Staf Khusus Jokowi

2. Putri Indahsari Tanjung, umur 23 tahun telah menyelesaikan pendidikan sarjananya di Academy of Art San Fransisco, Founder dan CEO dari Creativepreneur.

 Baca juga: Jokowi Umumkan 7 Staf Khusus dari Kalangan Milenial

3. Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, Harvard University. Terjun di dunia enterpreneur Andi telah banyak menorehkan prestasi, termasuk kepeduliannya dalam sektor-sektor UMKM dan Menjadi CEO dari PT Amartha Micro Fintech

4. Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, telah mengenyam pendidikan di dari Duke University. Salah satu anak muda yang memiliki misi mulia untuk merekatkan persatuan di tengah Kebhinekaan, menjadi pendiri dan mentor lembaga Sabang dan Marauke 1000 anak.

 Baca juga: Jokowi Minta Anak Buahnya Cabut 40 Peraturan Menteri hingga Akhir Tahun

5. Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, Putra Tanah Papua, telah menyelesaikan pendidkan Australia National University dan juga sebentar lagi akan menyelesaikan S2-nya di Oxford University, Oktober tahun depan akan mengambil pendidikan di Harvard University. Billi diharapkan akan memberikan gagasan-gagasan inovatif untuk membangun tanah Papua, CEO Kitong Bisa.

6. Angkie Yudistia, 32 tahun penyandang disabilitas yang telah menyelesaikan pendidikannya di The University of Sidney dengan Short Term beasiswa dari Pemerintah Australia, aktif di socioperneur yang mendirikan Thisable Enterpise. aktif sebagai anggota asia pasifik Federation. Angkie akan di minta menjadi juru bicara presiden di bidang sosial

7. Aminudin Ma'ruf, 33 tahun, berasal dari lingkungan pesantren, Amin merupakan lulusan S1 di Universitas Negeri Jakarta dan melanjutkan S2 di Universitas Trisakti pernah menjadi ketua umum PB PMII, Amin di minta untuk datang ke seluruh pesantren dan dekat dengan santri untuk menerima gagasan-gagasan baru.

Nantinya ketujuh staf ini akan menjadi teman diskusi presiden harian, mingguan, bulanan, untuk melahirkan inovasi-inovasi yang kreatif dari vcara-cara baru yang out of the box, guna mengajra kemajuan negara kita.

Selain itu mereka juga akan diminta untuk menjadi jembatan antara Jokowi untuk berbicara dengan para anak-anak muda, santri muda dan diaspora, yang tersebar di berbagai tempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini