nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidato Terakhir Rektor UI Ungkap Makna Lain dari Universitas Indonesia

Hairunnisa, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 13:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 22 65 2133128 pidato-terakhir-rektor-ui-ungkap-makna-lain-dari-universitas-indonesia-C66n4kgV1A.jpg Kampus Universitas Indonesia (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis menyampaikan pidato pertanggungjawabannya sebagai Rektor periode 2014 - 2019. Sidang terbuka tersebut berlangsung pada 19 November di Balai Sidang UI, Depok.

"UI semakin melesat dan diakui di dunia pendidikan tinggi internasional serta telah menjalankan sejumlah peningkatan produktivitas riset, inovasi dan pengabdian masyarakat," ujar Anis dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga: Proses Pemilihan Rektor UI 2019-2024 Dimulai

Anis juga menambahkan, UI berhasil menempati posisi 300 besar dalam tiga tahun terakhir ini berdasarkan pemeringkatan perguruan tinggi terbaik di dunia versi Quacquarelli Symonds (QS), Sebagai rekognisi internasional.

UI juga memperoleh peringkat 80 dunia dari pemeringkatan THE World University Impact Ranking tahun 2019/2020 atas. Selain itu, UI juga menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang telah diases oleh institusi Aktrditasi Internasional AUN-QA dimana UI memperoleh nilai 5 (Better than Adequate) untuk seluruh komponen penilaian.

Baca Juga: Ari Kuncoro Resmi Jadi Rektor UI periode 2019-2024

UI berstrategi untuk memperkuat jejaring di lingkup nasional dan internasional melalui berbagai kerjasama dengan institusi dan industri sebagai upaya mengoptimalkan capaian kinerja dan mengakselerasi program kerja dengan berkolaborasi sehingga hasil yang diperoleh akan optimal.

"Tidak hanya bergerak masif di dunia internasional, UI juga berkomitmen penuh menyediakan akses pendidikan yang luas dan adil dengan membuka kesempatan seleksi melalui jalur undangan bagi mahasiswa baru bagi siswa di daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan)," Jelasnya.

 UI

Lebih lanjut, program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang UI usung juga menjadi fokus pengembangan agar semakin menjangkau masyarakat luas, semakin handal, mudah digunakan dan mudah diakses oleh mereka yang ingin menikmati perkuliahan di UI walaupun berasal dari berbagai pelosok daerah di Indonesia. Saat ini tercatat 3.011 peserta dari luar UI yang mengikuti kuliah daring.

Dari segi akademik, UI melakukan pemutakhiran kurikulum dengan menambahkan 3 keterampilan literasi yaitu Data, Teknologi dan Humanities, agar kurikulum lebih akomodatif terhadap perubahan Revolusi Industri 4.0. Prestasi sivitas akademika UI yang sangat membanggakan, tercatat 3 tahun terakhir perwakilan UI selalu meraih Juara Pertama dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.

Berbagai inovasi dihasilkan oleh sivitas UI dalam periode lima tahun ini telah berhasil dikomersialisasikan. Inovasi yang dihasilkan, seperti alat pendeteksi virus demam berdarah, alat pendeteksi gempa bumi, Belimbing Island produk kosmetik dari ekstrak buah belimbing, dan masih banyak lagi.

Prioritas program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh UI adalah pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan (aspek ekonomi kreatif dan potensi laut maritim), program optimalisasi gizi dan kesehatan masyarakat, program sosial inklusif, program aplikasi teknologi, dan program pemulihan kualitas lingkungan.

 UI

Ia juga menuturkan, kepanjangan UI bukan sekadar Universitas Indonesia melainkan Untuk Indonesia. Dengan kata lain keberadaan UI harus mampu berdampak dan berkontribusi seluas-luasnya terhadap kepentingan bangsa Indonesia.

Sebagai kampus yang mengusung keberlangsungan hidup dan lingkungan yang hijau dan asri, UI menginisiasi sejumlah aktivitas diantaranya penghematan energi listrik dengan melakukan LED-nisasi dan pemasangan panel listrik tenaga surya di beberapa gedung di UI, gerakan pengurangan penggunaan kertas dan plastik, serta pengelolaan sampah secara terpadu.

Di akhir pidatonya, Anis menuturkan area pengembangan yang dapat terus dieksplorasi, yaitu pengelolaan universitas secara digital, pengembangan riset dengan mengutamakan pendekatan interdisipliner, transdisipliner, dan multidisipliner sehingga dapat menyelesaikan masalah secara komprehensif.

Penguatan kerja sama dengan industri melalui system link and match, optimalisasi kolaborasi untuk meningkatkan potensi mahasiswa, misalnya melalui program ekstrakurikuler yang bertujuan menghasilkan produk inovatif, peningkatan profesionalisme tendik sesuai jataban yang diembang, dan pengembangan infrastruktur untuk memberikan fasilitas berkarya bagi sivitas akademika UI.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini