Museum "Super Aman" di Jerman Dibobol, Harta Senilai Rp15,5 Triliun Digondol Maling

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 25 November 2019 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 18 2134264 museum-super-aman-di-jerman-dibobol-harta-senilai-rp15-5-triliun-digondol-maling-EG4nxYgpqU.jpg Green Vault di Dresden, Jerman. (Foto: Google)

DRESDEN - Harta senilai hingga satu miliar euro dikhawatirkan telah dicuri dalam sebuah perampokan di sebuah museum di Dresden, Jerman. Museum Green Vault yang menyimpan ribuan koleksi koin dan perhiasan bersejarah dibobol maling pada Senin dini hari.

Para pencuri dilaporkan telah masuk ke Green Vault dengan mematikan catu daya, sebelum menerobos jendela. Setelah menerobos masuk, para pencuri itu diduga mencuri perhiasan, berlian dan batu permata dari salah satu koleksi harta karun terbesar di Eropa.

Mereka dilaporkan telah melarikan diri dalam limusin dan keberadaan mereka saat ini tidak diketahui. Para pencuri kemungkinan menggondol harta yang nilainya mencapai satu miliar euro (sekira Rp15,5 triliun) dari lokasi yang pernah mengklaim sebagai museum “seaman Fort Knox”, merujuk pada tempat penyimpanan emas Amerika Serikat (AS) yang berkeamanan tinggi.

Meski ada gangguan listrik, kamera pengawas diharapkan dapat merekam para pencuri yang sedang beraksi itu dalam video.

Sebuah kebakaran terjadi di jembatan dekat museum pada malam kejadian, dan diyakini bahwa kobaran api itu berhubungan dengan serangan terhadap catu daya Green Vault.

"Tidak hanya koleksi negara kita tetapi kita orang-orang di Saxony telah dicuri," kata perdana menteri regional Michael Kretschmer sebagaimana dilansir Daily Mail.

Didirikan oleh Augustus the Strong, Pangeran Saxony abad ke-18, museum itu menampung ribuan barang termasuk koin dan perhiasan bersejarah.

Koleksi Green Vault berasal dari 1723, dan museum serta istana yang menampungnya dibangun kembali setelah pengeboman Dresden dalam Perang Dunia II. Beberapa barang dijarah oleh pasukan Soviet pada tahun 1945, tetapi kemudian dikembalikan.

Menurut situs web-nya, museum ini dibangun kembali secara luas pada 2000-an dan dua pamerannya sekarang merupakan salah satu dari 'perbendaharaan paling terpelihara di Eropa'.

Pada 2010, direktur museum saat itu, Martin Roth membual dalam sebuah wawancara dengan Die Welt bahwa Green Vault 'seaman Fort Knox'. Roth menjelaskan bagaimana lemari besi itu dilindungi oleh sistem keamanan yang 'tidak terlihat', tetapi memperingatkan bahwa bahaya terbesar adalah informasi yang bocor dari dalam.

Koleksi paling berharga museum itu, sebuah berlian hijau alami 41 karat yang disebut Dresden Green, saat ini dipinjamkan ke New York.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini