nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Temui Ilmuwan Asal Indonesia di Korea, Jokowi Janji Kembangkan Badan Riset

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 25 November 2019 18:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 25 65 2134295 temui-ilmuwan-asal-indonesia-di-korea-jokowi-janji-kembangkan-badan-riset-PakjLJqT0s.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah tengah menata pengembangan riset dan inovasi di Tanah Air. Salah satunya melalui pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hal ini disampaikan oleh Jokowi dalam kunjungannya ke Busan, Korea Selatan. Dalam momen tersebut dirinya bertemu dengan para peneliti dan ilmuwan asal Indonesia yang berada di Korea Selatan.

Baca juga: Menristek: Perampingan Eselon Sangat Bisa Dilakukan

"Saya menyampaikan soal ini dalam diskusi dengan para peneliti dan ilmuwan asal Indonesia yang kini berada di Korea Selatan, dalam pertemuan kami di Busan, hari ini," tulis Jokowi seperti dikutip dalam akun resmi Facebooknya, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Jokowi berharap, nantinya balai-balai atau lembaga penelitian dan riset negara yang sekarang dapat berdiri sendiri-sendiri dan masuk ke dalam rumah besar riset Indonesia, BRIN. Meskipun, anggaran riset Indonesia belum sebanyak Korea Selatan yang mencapai 4,62 persen dari GDP-nya.

 Jokowi

Akan tetapi, lanjut Jokowi, anggaran riset Indonesia sebenarnya telah terbilang besar secara nominal. Anggaran tersebut tersebar di beberapa kementerian dan lembaga yang apabila disatukan dapat mencapai Rp26 triliun dalam satu tahun.

"Anggaran tersebut tersebar di beberapa kementerian dan lembaga. Ada yang Rp800 miliar, ada Rp700 miliar, yang bila digabungkan semuanya, angkanya mencapai Rp26 triliun setahun," jelasnya.

Baca Juga: Menristek Bambang Panggil CEO Tokopedia Hingga Grab, Hasilnya Apa?

Jika tak ada aral melintang, Jokowi menginginkan sebuah cluster besar untuk riset dan inovasi di ibu kota baru nantiya. Cluster tersebut akan berada di samping cluster pemerintahan, dan cluster pendidikan yang memuat universitas-universitas kelas dunia.

"Jadi, yang dulu anggarannya banyak ke infrastruktur akan mulai digeser masuk ke riset dan inovasi," tutup Jokowi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini