Guru di Desa Cuma Dibayar Rp100.000 per Bulan, Emang Cukup untuk Hidup?

Adhyasta Dirgantara, Okezone · Senin 25 November 2019 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 65 2134311 guru-di-desa-cuma-dibayar-rp100-000-per-bulan-emang-cukup-untuk-hidup-MZwKb3R5j6.jpeg Gaji (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Guru memang menjadi salah satu sosok yang penting bagi kesuksesan seseorang. Tidak heran apabila guru dinobatkan sebagai pahlawan pendidikan yang tanpa pamrih.

Namun, fenomena ketidakadilan terhadap guru masih terus melanda di Indonesia, terutama di daerah terpencil. Pasalnya, mereka memiliki beberapa masalah besar, terutama beban hidup.

Rupanya, guru-guru yang berada di daerah terpencil hanya mendapatkan upah sebesar Rp100.000 per bulan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Ramli Rahim.

Baca Juga: Guru Didorong Bersertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

"Ada masalah yang guru hadapi di daerah terpencil, yaitu beban hidup. Mereka cuma dibayar Rp100.000 per bulan loh, emangnya cukup hidup cuma Rp100.000 per bulan?" ujar Ramli geram saat dihubungi Okezone, Senin (25/11/2019).

Lebih-lebih, Ramli juga mengutarakan kalau sering kali upah tersebut dibayarkan setelah 3 bulan. "Dan itu kadang ada yang ngerasain gak langsung dibayar tuh upahnya. Pas 3 bulan baru dibayar," jelasnya.

Dengan begitu, maka nasib guru terutama di daerah terpencil sangat memprihatinkan. Maka tidak heran apabila mereka mencari pekerjaan sampingan, contohnya adalah bertani.

 gaji

"Jadi mereka di sana itu sambil ngajar, mereka meluangkan waktu buat bertani sebagai sampingan," ucap Ramli.

Sebenarnya, melakukan 2 pekerjaan yang berbeda merupakan sesuatu kesalahan. Sebab, para guru tidak akan fokus jika sambil bertani.

"Mereka jadi enggak bisa fokus ngajar karena harus bertani untuk mengatasi beban hidup mereka ini," tuturnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini