nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berhubungan Seks dengan Narapidana Seumur Hidup, Perawat Penjara Diskors 6 Bulan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 12:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 26 18 2134559 berhubungan-seks-dengan-narapidana-seumur-hidup-perawat-penjara-diskors-6-bulan-pjiGycTKKH.jpg Klinik di Lotus Glen Correctional Centre. (Foto/Human Rigth Watch)

QUEENSLAND - Seorang perawat penjara diskors selama enam bulan setelah melakukan hubungan seksual dengan seorang narapidana selama dua tahun.

Susan Jane Flyger (57), mulai berhuungan dengan tahanan berusia 45 tahun setelah merawatnya di Lotus Glen Correctional Centre di Queensland, Australia pada 2014.

Narapidana, yang diidentifikasi hanya sebagai “Pasien X”, telah menjalani hukuman seumur hidup karena pembunuhan. Ia ditugaskan untuk membersihkan daerah klinik medis.

Sejak saat itu, Flyger mempertahankan hubungan yang tidak pantas dengan pria itu melalui kencan rahasia dan surat-surat rahasia dengan menggunakan nama samaran.

Pasangan itu bertukar setidaknya 62 surat, serta dua kartu Hari Valentine dan satu kartu Natal, di mana mereka membahas hasrat dan fantasi seksual mereka, menurut putusan pengadilan.

“Mereka membahas, antara lain, pertemuan seksual mereka satu sama lain di klinik, hasrat dan fantasi seksual mereka sehubungan satu sama lain, pertemuan seksual mereka dengan 4 masing-masing pasangan mereka sebelumnya dan keinginan mereka untuk melanjutkan hubungan mereka ketika Pasien X diberikan pembebasan bersyarat,” isi dokumen tersebut menyitir Daily Mail, Selasa 926/11/2019).

Flyger dikatakan telah menugaskan staf ke area kerja lain sehingga ia dapat melihat kekasihnya di area klinik di mana tidak ada kamera.

Dalam satu kesempatan, dia bahkan menutupi kamera pengawas di kantor klinik sehingga keduanya tidak terlihat.

Hubungan tidak terungkap hingga staf mulai memantau surat narapidana pada bulan 2015 setelah prihatin dengan kedekatan keduanya.

Atasan Flyger juga menyampaikan kepadanya perlunya batas-batas profesional.

Flyger mengakui hubungan tersebut saat wawancara dengan petugas Ombudsman Kesehatan wilayah itu pada April 2016.

“Saya bersalah karena memiliki hubungan yang tidak pantas dengan [Pasien X]. Saya menyadari itu. Hanya itu yang saya lakukan. Saya belum mengambil barang selundupan ke penjara. Saya belum melakukan hal-hal itu. hanya berhubungan dengan [Pasien X],” katanya.

Dia juga mengakui bahwa dia berencana untuk mengunjunginya begitu dia sudah tidak bekerja di penjara dan ingin terus menulis surat kepada Pasien X.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini