nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres Ma'ruf Amin Ingin UIII Jadi Perguruan Tinggi Kualitas Global

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Selasa 26 November 2019 12:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 26 65 2134540 wapres-maruf-amin-ingin-uiii-jadi-perguruan-tinggi-kualitas-global-lQsvnFSTQZ.png Ma'ruf Amin (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menginginkan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dapat menjadi perguruan tinggi internasional berkualitas global. Apalagi, Indonesia merupakan Negara Islam demokratis terbesar di dunia.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin dalam pertemuan bersama dengan sejumlah pakar pendidikan Islam dunia. Pertemuan tersebut membahas mengenai konsep idela bagi UIII yang kini tengah dibangun di Depok, Jawa Barat. Universitas ini direncanakan menjadi pusat studi keislaman dunia nantinya.

 Baca  juga: Tinjau Proyek Kampus UIII, Wapres JK: Masih Ada Masalah Lahan

"Indonesia adalah negara Islam demokratis terbesar di dunia. Kita layak menjadi rujukan pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang berkualitas global," ujar Ma'ruf seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

 UIII

Hal itu disebabkan karena Islam berkembang sangat pesat dan sukses diterima dengan baik di Indonesia. Untuk itu, lanjut Ma'ruf, dibutuhkan sebuah pusat pendidikan dan penelitian yang berkualitas, agar keindahan Islam Indonesia dapat tersebar luas ke seluruh dunia.

 Baca juga: Rencana Komarudin Hidayat Usai Jadi Rektor Universitas Islam Internasional

"Selain pusat studi, lembaga ini penting untuk bisa menjadi pusat penyebaran kebudayaan Islam yang modern, toleran, dan berkemajuan," jelasnya.

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamruddin Amin menambahkan, pada era transformasi ini Indonesia membutuhkan perangkat untuk mencerahkan dan memberdayakan sumber daya manusia yang ada. Menurutnya, UIII merupakan solusi yang tepat atas permasalahan tersebut.

Terdapat tiga pilar penting terkait pendirian UIII, yaitu sebagai lembaga pendidikan dan riset. Kedua, sebagai pusat kebudayaan Islam dan kemasyarakatan, serta yang ketiga sebagai pusat penelitian tentang isu keislaman strategis dan tantangan dunia Islam.

Pada awal berdirinya nanti, UIII direncanakan akan membuka program syariah, aqidah, tafsir, hadits, tasawuf, usul fiqh, lughah, dan balaghah. Selain itu, terdapat pula ilmu-ilmu sosial, teknologi halal, seni, dan musik.

Sebagai informasi, UIII didirikan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia. Di mana mencakup bidang studi agama Islam, ilmu-ilmu sosial, humaniora dan sains teknologi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini