nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dear Fresh Graduate, Pastikan Punya Kompetensi Ini

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 27 November 2019 08:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 26 65 2134733 dear-fresh-graduate-pastikan-punya-kompetensi-ini-rcFTp2gRyq.jpeg Milenial (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Lulus dari bangku pendidikan tidak selamanya bisa langsung diterima bekerja. Bekerja pun tidak akan langgeng jika tidak memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan.

Menurut hasil penelitian, softskill memiliki pengaruh sebesar 85% dalam kesuksesan karier seseorang.

Direktur Human Capital PT Pembangkitan Jawa Bali (anak usaha PT PLN Persero) Services Dedi Budi Utomo, menjelaskan, kompetensi merupakan karakteristik yang dapat dipakai untuk memprediksi kinerja yang baik dari individu. Selain itu, ciri kompetensi dapat berupa sesuatu yang sering dilakukan seseorang.

Baca Juga: Tips Memperkenalkan Diri saat Wawancara Kerja

”Ke semuanya ditunjukkan dengan hasil pengerjaan yang sangat baik,” ungkapnya dalam Material Advantage (MA) Chapter menggelar Soft Skill Development Training di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dikutip Selasa (26/11/2019).

Tak tanggung-tanggung, Dedi sapaan akrabnya, memaparkan kompetensi yang dimaksud.

Pertama, yang harus dimiliki ialah dorongan berprestasi. Menurutnya, seorang fresh graduate harus memiliki kemauan untuk meningkatkan kinerjanya hingga melampaui standar.

“Jika seseorang cepat dalam melakukan sesuatu, maka kinerjanya di atas rata-rata,” tuturnya.

 kampus

Sebagai contoh, dalam menyelesaikan penugasan memiliki kemampuan lebih cepat daripada yang lain, seperti lulus kuliah lebih cepat daripada mahasiswa pada umumnya, dan lain sebagainya.

“Jadi jangan diremehkan, jika seseorang cepat dalam melakukan sesuatu, maka kinerjanya di atas rata-rata,” tuturnya.

Kedua, fresh graduate harus memiliki kemampuan berpikir analitis dan konseptual. Kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan menggali masalah secara mendalam maupun menjelaskan permasalahan dengan baik.

Baca Juga: 5 Cara Mencari Kerja Tanpa Internet

”Sekaligus memberi ide dan solusi yang komprehensif dalam mengatasi suatu permasalahan,” ujarnya.

Ketiga dalam situasi krisis, fresh graduate juga dituntut untuk bertindak cepat dengan menggunakan berbagai inisiatif. Sebab nantinya, dalam dunia kerja akan ditemui banyak masalah yang membutuhkan inisiatif tinggi dalam pencegahan maupun pemecahannya.

“Kompetensi ini akan terindikasi ketika seseorang dihadapkan pada suatu masalah,” kata alumnus Teknik Industri ITS itu.

Keempat pada kompetensi kepemimpinan tim, tidak menjadi suatu masalah apabila seseorang belum memiliki pengalaman dalam kepemimpinan semasa menjadi mahasiswa. Sebab, potensi kepemimpinan seseorang dapat digali melalui sistem Forum Group Discussion (FGD).

“Menengahi jalan diskusi, menghargai orang lain, tidak mau menang sendiri, itu menunjukkan kepemimpinan seseorang,” ungkap Dedi.

Kelima fresh graduate diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam memberi dampak dan pengaruh ke orang lain. Artinya, harus bisa meyakinkan orang lain agar nantinya dapat memberi dukungan dari ide-ide yang dicanangkan.

kampus

Keenam, meyakinkan mereka dengan data, fakta, dan analisa yang ada. “Kompetensi ini dapat digali melalui proses FGD untuk melihat leadership dan team work skills dari seseorang,” tambah pria asal Malang itu.

Ketujuh, fresh graduate diharapkan berinisiatif dalam mencari informasi perusahaan yang dituju. Hal ini bertujuan untuk mengetahui orientasi pelayanan pelanggan perusahaan ke depannya, juga sebagai nilai tambah dalam proses wawancara.

“Lewat kritikan dan masukan pelanggan, seseorang diharapkan dapat mencari solusi dari permasalahan produk perusahaan,” pungkas Dedi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini